Motor Milik Begal di Surabaya Tertinggal Usai Diteriaki

- Seorang korban begal di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya berhasil menggagalkan aksi pelaku setelah berteriak minta tolong hingga membuat para pelaku kabur meninggalkan motornya.
- Polsek Sawahan telah mengamankan motor yang diduga milik pelaku dan kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku pembegalan tersebut.
- Saksi mata menyebut kejadian berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB saat korban hendak masuk ke mal dan diserang sekelompok orang bersenjata tajam menggunakan beberapa motor.
Surabaya, IDN Times - Motor milik pelaku begal di Surabaya tertinggal usai diteriaki oleh korban. Peristiwa itu terjadi di Jalan Mayjend Sungkono, Sawahan, Surabaya pada Minggu (24/5/2026) malam.
Diketahui, pelaku saat itu hendak membegal motor milik seorang korban asal Wonogiri, Jawa Tengah. Pelaku yang diduga sekelompok gangster membawa senjata tajam itu sempat dilawan oleh korban.
Motor korban hendak dibawa oleh pelaku. Tetapi karena korban berteriak, akhirnya para pelaku pun semburat dan meninggalkan kendaraanya di lokasi.
Kapolsek Sawahan, Kompol Muljono mengatakan, mereka telah melakukan penyelidikan dan mencari pemilik kendaraan tersebut. Saat ini kendaraan sudah dibawa ke kantor polisi.
"Motornya sudah kita amankan. Yang bersangkutan masih kita cari, mohon doanya semoga segera terungkap," katanya , Kamis (28/5/2026). .
Salah seorang saksi IAF mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Ia mengaku memberikan pertolongan korban usai berteriak minta tolong.
"Awalnya saya dari barat menuju ke timur, ada orang teriak minta tolong. Saya berhenti dan menanyakan kepada korban kenapa kok minta tolong," katanya.
IAF menyebut, berdasarkan keterangan korban, peristiwa pembegalan itu terjadi saat korban hendak masuk ke mal di jalan Mayjen Sungkono. Tetapi, korban kebingungan tidak tahu akses masuk mal.
Korban kemudian membuka handphonenya untuk melihat aplikasi peta digital. Seketika, sekelompok orang menggunakan tiga hingga empat motor datang mendekati korban. Mereka membawa senjata tajam.
Pelaku berusaha merampas motor korban, tetapi korban berusaha kabur dan meninggalkan motornya. Korban dipukul oleh pelaku. Pukulan itu membuat korban berteriak minta tolong.
Teriakan korban kemudian mengundang warga untuk mendekat. Seketika, para pelaku ini kabur meninggalkan lokasi.
"Setelah menggeser motor korban ternyata ada salah satu motor diduga milik pelaku tertinggal. Pelaku diduga meninggalkan motor karena panik korban teriak-teriak," jelasnya.

















