Terlihat Linglung, Pejalan Kaki Tewas Tersambar Kereta di Surabaya

- Seorang pejalan kaki bernama SD (53) asal Blitar tewas tertemper kereta di perlintasan Jalan A. Yani Surabaya pada Kamis pagi.
- Sebelum kejadian, saksi melihat korban berjalan linglung di sisi barat rel meski masinis sudah membunyikan klakson peringatan.
- Polsek Wonocolo segera mengamankan lokasi dan membawa jenazah ke RS Bhayangkara untuk autopsi setelah proses olah TKP selesai pukul 07.00 WIB.
Surabaya, IDN Times - Seorang pejalan kaki tewas tertemper Kereta Api (KA) di perlintasan rel kereta Jalan A Yani Surabaya, Kamis (28/5/2026) pagi. Sebelum ditemukan tewas, warga sekitar sempat melihat korban berjalan dalam kondisi linglung.
Kapolsek Wonocolo Surabaya, AKP Haryoko Widhi mengatakan, korban diketahui berinisial SD (53), warga Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Berdasarkan keterangan penjaga palang pintu, korban berjalan dari arah Utara menuju selatan di sisi barat rel kereta.
"Saksi menerangkan bahwa korban berjalan dari utara menuju selatan di sisi barat rel kereta api Jalan Raya A. Yani seperti orang linglung," ujarnya kepada IDN Times.
Tak lama kemudian melintas kereta api Penataran jurusan Surabaya - Blitar dari arah Utara menuju selatan. Saat itu, masinis kereta sudah mengklakson, tetapi korban yang berjalan dekat dengan rel tak kunjung menyingkir.
"Sehingga terjadi Laka kereta Api korban terjatuh dengan luka kepala tangan kanan patah dan kaki kiri patah kemudian korban meninggal dunia di tempat."
Selang beberapa menit personel Polsek Wonocolo tiba di lokasi dan mengamankan TKP mengingat TKP adalah berdekatan dengan jalan raya A. Yani yang sangat padat arus lalulintas. Area tersebut mempunyai kerawanan yang cukup tinggi apabila banyak masyarakat yang berhenti melihat .
"Pukul 07.00 WIB Proses olah TKP telah selsai selanjutnya Jenazah Korban di bawa menuju RS. Bhayangkara untuk dilakukan autopsi dengan menggunakan Ambulance dari Dinsos Kota Surabaya," pungkas dia.

















