Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Update Karhutla Bromo: Api Capai Puncak P30 dan 520 Hektare Ludes
BPBD penanganan karhutla Bromo. Dok. BPBD Jatim.
  • Karhutla di Gunung Bromo meluas hingga Puncak P30 dan sisi bawah kaldera Lautan Pasir, dengan sekitar 520 hektare terbakar; angin kencang mempercepat perambatan api ke utara.
  • Tiga helikopter telah menjatuhkan 62.000 liter air dalam 23 rit, didukung pemadaman darat. Operasi terkendala medan, jarak pengisian bahan bakar, cuaca, jarak pandang, dan angin.
  • TNBTS menutup seluruh akses wisata Bromo sejak 8 Agustus 2026 hingga waktu belum ditentukan demi keselamatan dan pemadaman. Tidak ada korban jiwa atau luka yang dilaporkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Probolinggo, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, semakin meluas. Hingga Minggu (9/8/2026) siang, api telah mencapai area Puncak P30 dan mulai merambat ke sisi bawah kaldera Lautan Pasir.

Luas area yang terbakar juga melonjak menjadi sekitar 520 hektare. Angka tersebut masih dalam proses pendataan ulang dan berpotensi berubah seiring pemantauan di lapangan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebrotomengatakan, kondisi kebakaran saat ini cukup berat karena api membentuk garis yang memanjang. Angin menjadi salah satu faktor yang membuat api lebih cepat menjalar.

"Api telah sampai ke area Puncak P30 dan mulai merambat ke sisi bawah kaldera Lautan Pasir," ujarnya kepada IDN Times, Minggu (9/8/2026).

Api juga dilaporkan bergerak ke sisi utara B29 dan P30. Petugas mewaspadai potensi api meluas atau melompat ke wilayah bagian utara hingga mengarah ke wilayah Probolinggo dan Pasuruan. Bahkan, kebakaran berpotensi memasuki wilayah Lumbang apabila api terus meluas.

Untuk mengejar titik api di medan yang sulit dijangkau, tiga helikopter dikerahkan melakukan operasi water bombing pada Minggu. Hingga pukul 12.52 WIB, total 23 rit water bombing telah dilakukan dengan jumlah air yang dijatuhkan mencapai 62.000 liter.

Helikopter PK-DAN menjadi yang paling banyak melakukan penyiraman dengan total 13 rit atau 52.000 liter air. Sementara PK-DBM melakukan lima rit dengan total 5.000 liter dan PK-DAP juga lima rit dengan total 5.000 liter.

Operasi dilakukan dari sumber air Ranu Pani dan Ranu Regulo dengan sasaran utama kawasan P29 dan P30. Namun, operasi udara masih sangat bergantung pada kondisi cuaca, terutama jarak pandang atau visibility dan kecepatan angin.

Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah jarak antara lokasi pengisian bahan bakar helikopter dengan titik pengambilan air yang cukup jauh. Kondisi tersebut memengaruhi efektivitas operasi water bombing.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur yang meninjau Base Ops Lanud Abdulrachman Saleh juga memantau kondisi kebakaran dari udara menggunakan helikopter PK-DAP.

Dari hasil pemantauan, karakter kebakaran di Bromo dinilai cukup berat karena membentuk garis api yang panjang. Kondisi ini berbeda dengan kebakaran di kawasan Arjuno yang cenderung membentuk kelompok titik api.

Vegetasi berupa ilalang di kawasan Bromo turut menjadi faktor yang membuat api mudah terbakar dan menyebar. Pada pagi hari, asap kebakaran relatif belum terlihat jelas. Namun, memasuki sore hari, asap dan titik api mulai terlihat lebih jelas.

"Angin yang cukup kencang membuat api semakin cepat menjalar ke sisi utara B29 dan P30," kata Gatot.

Selain operasi udara, pemadaman darat terus dilakukan petugas gabungan. Dua unit truk pemadam kebakaran, dua unit truk tangki, satu mobil L300 bermuatan tandon air, serta satu drone water spray dikerahkan ke lokasi yang masih terdapat titik api.

Satu unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Pasuruan berkapasitas 5.000 liter dan satu unit Damkar Kota Surabaya berkapasitas 3.000 liter telah tiba di Lautan Pasir Bromo.

Sementara satu unit mobil tangki BPBD Kabupaten Mojokerto berkapasitas 5.000 liter masih dalam perjalanan untuk mendukung operasi.

Drone water spray juga digunakan untuk membantu pemadaman. Namun, perangkat tersebut memiliki keterbatasan durasi operasional yang maksimal sekitar 10-15 menit.

Tim BPBD Jatim bersama BPBD Probolinggo, Malang, Lumajang, Pasuruan, Mojokerto, TNBTS, TNI-Polri, polisi kehutanan, relawan, dan masarakat terus melakukan pemadaman di sejumlah titik.

Di tengah meluasnya kebakaran, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara seluruh pintu masuk wisata Gunung Bromo mulai Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan untuk mendukung efektivitas pemadaman sekaligus menjaga keselamatan pengunjung.

Hingga laporan terbaru, tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat karhutla tersebut. Vegetasi yang terdampak meliputi cemara gunung, mentigen, akasia, dan semak belukar.

BPBD Jatim bersama TNBTS, BPBD kabupaten terkait, serta BMKG terus memantau perkembangan kebakaran, termasuk arah angin dan kondisi cuaca. Operasi water bombing akan dilanjutkan dengan mempertimbangkan visibility, kecepatan angin, serta keselamatan penerbangan.

Petugas juga mengupayakan refueling atau pengisian bahan bakar helikopter di kawasan Ranu Pani agar operasi pemadaman udara dapat berlangsung lebih efektif dan berkelanjutan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article