Jenazah Taruno Korban KM Virgo Tiba di Madiun, Tangis Keluarga Pecah

Jenazah Taruno Hidayat, korban kecelakaan KM Virgo Transport 8, tiba di Desa Kare, Madiun, setelah ditemukan pada hari ke-13 pencarian dan diidentifikasi melalui DVI.
Ratusan warga, keluarga, dan kerabat mengiringi salat serta pemakaman Taruno di Dusun Seweru. Ia dikenal sebagai guru dan anggota BPD Kare.
Adik Taruno, Tihwin Nuryanto, yang ikut bepergian untuk berdagang sayuran dan menjadi korban kecelakaan di Masalembo, hingga kini masih belum ditemukan.
Madiun, IDN Times – Tangis keluarga pecah saat peti jenazah Taruno Hidayat, korban kecelakaan KM Virgo Transport 8, tiba di kampung halamannya di Kabupaten Madiun, Sabtu siang (26/9/2026). Setelah 13 hari dinyatakan hilang dalam kecelakaan kapal di perairan Masalembo, Jawa Timur, jenazah pria berusia 46 tahun itu akhirnya dipulangkan ke Desa Kare, Kecamatan Kare.
Namun, kepulangan Taruno belum sepenuhnya menjadi akhir penantian keluarga. Sebab, adiknya, Tihwin Nuryanto, yang turut berada dalam perjalanan tersebut hingga kini masih belum ditemukan. Peti jenazah Taruno tiba menggunakan ambulans di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Kare, Sabtu siang. Keluarga dan kerabat yang telah menunggu langsung menyambut kedatangan jenazah.
Tangis haru pecah ketika peti diturunkan dari ambulans. Jenazah kemudian disalatkan di Masjid Baitul Muttaqin. Ratusan warga, keluarga, dan kerabat mengikuti salat jenazah sebelum Taruno dimakamkan di Dusun Seweru, Desa Kare.
Jenazah Taruno ditemukan pada hari ke-13 operasi pencarian. Setelah identitasnya dipastikan melalui proses identifikasi Disaster Victim Identification (DVI), jenazah diterbangkan dari Banjarmasin menuju Surabaya pada Sabtu pagi sebelum dipulangkan ke Madiun. Proses pemulangan melibatkan Basarnas, Dinsos Jawa Timur, BPBD Kabupaten Madiun, AirNav, kepolisian, serta sejumlah pihak terkait.
Dantim Basarnas Surabaya, Gian Ery Pramulya, mengatakan jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga. "Langsung kami dari pihak Basarnas dan pemerintah yang telah membantu, baik itu dari kepolisian, DVI Banjarmasin, BPBD Jawa Timur, dan juga dari Provinsi Jawa Timur, kami serahkan ke pihak keluarga."
Kepulangan Taruno membawa kepastian bagi keluarga, tetapi sekaligus menyisakan penantian panjang. Tihwin, adik Taruno yang juga berada dalam perjalanan ke Kalimantan, hingga kini belum ditemukan.
Keduanya sebelumnya berangkat bersama untuk berdagang sayuran. Perjalanan itu berujung tragedi setelah KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Masalembo.
Taruno akhirnya ditemukan dan dipulangkan ke Madiun. Sementara keluarga masih menunggu kabar mengenai keberadaan Tihwin.
Semasa hidup, Taruno dikenal sebagai sosok ramah, supel, dan peduli terhadap warga. Selain berprofesi sebagai guru, ia juga aktif sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kare.
Kerabat Taruno, Afif Izzudin, mengatakan Taruno juga pernah terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu di wilayah Kecamatan Kare. "Kalau keseharian, beliau guru dan juga anggota BPD Desa Kare. Ketika ada pilkada, beliau menjadi salah satu PPK. Tahun 2024 beliau menjadi ketua PPK Kecamatan Kare."
Taruno meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Kini, Taruno telah dimakamkan di kampung halamannya. Namun bagi keluarganya, penantian belum berakhir. Mereka masih berharap mendapat kepastian mengenai Tihwin yang hingga kini belum ditemukan.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















![[OPINI] Mengelola Transformasi Energi untuk Masa Depan Industri Indonesia](https://image.idntimes.com/post/20260925/whatsapp-image-2026-09-25-at-08_8c7958be-b612-4dfc-becb-1026e0c1377d.jpeg)