Ngawi, IDN Times – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di ruas jalan tol wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (7/3/2026) dini hari. Sebuah truk bermuatan sayur menabrak bagian belakang truk tronton yang mengangkut gula.
Akibat kecelakaan tersebut, seorang kenek truk sayur tewas di lokasi kejadian, sementara sopirnya mengalami luka serius setelah sempat terjepit di dalam kabin.
Truk Sayur Tabrak Tronton di Tol Ngawi, Kenek Tewas Terjepit

Intinya sih...
Kejadian terungkap oleh penjaga sekolah
Pelaku masuk lewat jendela, CCTV mati 3 bulan
Polisi duga pelaku lebih dari satu orang
1. Terjadi di KM 579 Tol Ngawi
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di KM 579 ruas tol, tepatnya di wilayah Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.
Benturan keras membuat kabin truk sayur ringsek parah hingga menyebabkan sopir dan kenek terjepit di dalam kendaraan. Proses evakuasi korban berlangsung cukup lama karena petugas harus membongkar bagian kabin menggunakan peralatan khusus.
Petugas bahkan terpaksa merusak bagian kemudi untuk mengeluarkan sopir dari dalam truk.
2. Sopir alami patah kaki, kenek meninggal dunia
Setelah berhasil dievakuasi, sopir truk sayur bernama Dian Eka Pramana Putra (32), warga Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, langsung dilarikan ke RS Widodo Ngawi.
Korban diketahui mengalami patah kaki akibat terjepit kabin truk. Sementara itu, kenek truk sayur bernama Sutrisno (58), yang juga warga Desa Slawe, Watulimo, Trenggalek, ditemukan meninggal dunia setelah terjepit di sisi kiri kabin kendaraan.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum.
3. Diduga sopir mengantuk saat berkendara
Kecelakaan diduga terjadi karena sopir truk sayur mengantuk saat melaju dari arah Surabaya menuju Solo.
Truk tersebut kemudian menghantam bagian belakang truk tronton bermuatan gula yang dikemudikan Dede Andriana (45), warga Desa Kebun Kelapa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, yang sedang melaju di lajur kiri.
“Saya lagi jalan, tiba-tiba ditabrak dari belakang. Diduga sopirnya mengantuk. Saya berhenti di tempat yang agak luas, tapi tidak berani keluar karena tahu ada korban,” kata Dede.
Hal senada juga disampaikan kenek truk tronton, Purwadi, yang mengaku kaget karena tabrakan terjadi secara tiba-tiba.
“Kami lagi ngobrol dengan sopir, tiba-tiba ditabrak dari belakang. Sopir dan kenek truk itu terjepit. Saya tidak berani melihat karena keneknya meninggal,” ujarnya.
Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk penyelidikan lebih lanjut..