Tim SNPBM Blacklist Peserta UTBK SNBT Pakai Joki, Pelaku Mahasiswa Dikeluarkan

- Tim SNPMB mem-blacklist peserta UTBK SNBT yang ketahuan memakai jasa joki, sementara pelaku joki yang masih mahasiswa langsung di-drop out dari kampusnya.
- Prof Eduart Wolok menegaskan sanksi tegas diberikan agar praktik kecurangan tidak terulang, termasuk bagi pihak lain yang terlibat sesuai arahan Kemendiktisaintek.
- Unesa mendapat apresiasi karena berhasil mengungkap kasus joki terorganisir dan menyerahkan pelakunya kepada pihak kepolisian.
Surabaya, IDN Times - Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mem-blacklist peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) yang menggunakan jasa joki. Sementara mahasiswa yang menjadi pelaku joki juga di-drop out (DO) dari kampus tempat mereka belajar.
"Peserta itu akan kita blacklist. Kemudian bagi pelaku joki yang masih tercatat sebagai mahasiswa aktif itu bisa saja dikeluarkan dari kampus," ujar Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof Eduart Wolok di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sabtu (9/5/2026).
Uduart menyebut, pihaknya telah melakukan mitigasi terkait praktik kecurangan UTBK SNBT ini sudah dilakukan sejak lalu. Sehingga di tahun ini potensi kecurangan pun bisa terungkap.
"Dan agar supaya ini tidak terulang maka sanksi tegas atau efek jera ini pun harus dilakukan," ungkap dia.
Selain peserta dan pelaku joki, pihaknya bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tak segan memberikan sanksi pihak yang terlibat dalam praktik kecurangan ini. Hal tersebut agar proses penerimaan mahasiswa baru benar-benar terlaksana dengan baik.
"Dan mengenai ini kita akan ambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang berketerkaitan dengan kebijakan perguruan tinggi untuk diberikan sanksi yang sesuai arahan Pak Menteri (Mendiktisaintek)," tutur dia.
Pihaknya mengapresiasi kampus yang telah menemukan dan mengungkap kasus ini. Salah satunya adalah Unesa yang langsung menyerahkan pelaku ke polisi.
"Kami memberikan apresiasi ya buat teman-teman di Unesa karena sebagai salah satu pusat UTBK yang menyelenggarakan pelaksanaan UTBK kemarin, itu cukup konsisten untuk mengawal terkait kecurangan yang ditemukan, sehingga saat ini ditemukan adanya kejahatan joki yang terorganisir gitu," pungkas dia.


















