Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Petani Madiun Sejahtera, Harga Gabah Tembus Rp7.500 per Kilogram

Petani Madiun Sejahtera, Harga Gabah Tembus Rp7.500 per Kilogram
Khofifah saat menghadiri panen dan percepatan tanam di Desa Gading, Balerejo Madiun. IDN Times/Riyanto.
Intinya Sih
  • Harga gabah kering panen di Madiun tembus Rp7.500 per kilogram, memberi keuntungan besar bagi petani dan memotivasi mereka menjaga produktivitas meski menghadapi ancaman cuaca ekstrem.
  • Pemerintah Jawa Timur optimistis produksi beras tetap surplus hingga tahun depan serta mulai menjajaki peluang ekspor ke Arab Saudi melalui komunikasi diplomatik terkait kualitas dan potensi pengiriman.
  • Pemprov Jatim mempercepat modernisasi pertanian dengan penggunaan alsintan, drone, dan irigasi perpompaan guna meningkatkan efisiensi produksi serta menarik minat generasi muda ke sektor pertanian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Madiun, IDN Times – Harga gabah kering panen (GKP) di wilayah Kabupaten Madiun yang tembus Rp7.500 per kilogram menjadi kabar baik bagi para petani. Kondisi ini dinilai mampu mendongkrak kesejahteraan petani di tengah upaya pemerintah menjaga produksi beras nasional.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut capaian harga gabah tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor pertanian di Jawa Timur.

"Kalau surplusnya cukup sampai tahun depan, tantangan kita bagaimana bisa ekspor beras. Saya sudah komunikasi dengan Dubes Arab Saudi untuk melihat kesesuaian kualitas dan potensi pengiriman,” ujar Khofifah saat menghadiri panen dan percepatan tanam di Desa Gading, Jumat (8/5/2026).

1. Harga gabah tembus Rp7.500 per Kg

Riyanto
Khofifah saat menghadiri panen dan percepatan tanam di Desa Gading, Balerejo Madiun. IDN Times/Riyanto.

Harga gabah kering panen di tingkat petani Desa Gading mencapai Rp7.500 per kilogram. Angka tersebut dinilai cukup tinggi dan memberi keuntungan lebih bagi petani dibanding periode sebelumnya.

Kenaikan harga ini juga menjadi motivasi bagi petani untuk tetap menjaga produktivitas di tengah ancaman cuaca ekstrem akibat El Nino.

2. Jatim diproyeksi tetap surplus beras

Riyanto
Khofifah saat menghadiri panen dan percepatan tanam di Desa Gading, Balerejo Madiun. IDN Times/Riyanto.

Pemprov Jatim optimistis produksi beras tetap surplus hingga tahun depan. Bahkan, pemerintah mulai membuka peluang ekspor beras ke Arab Saudi jika stok dan kualitas beras memenuhi standar pasar internasional.

Menurut Khofifah Indar Parawansa, komunikasi dengan pihak Arab Saudi sudah mulai dilakukan untuk melihat peluang kerja sama ekspor beras dari Jawa Timur.

3. Modernisasi pertanian mulai digenjot

Riyanto
Khofifah saat menghadiri panen dan percepatan tanam di Desa Gading, Balerejo Madiun. IDN Times/Riyanto.

Selain menjaga harga gabah tetap stabil, Pemprov Jatim juga mulai mempercepat modernisasi pertanian melalui penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Teknologi seperti drone pertanian, transplanter, hingga combine harvester mulai diperkenalkan untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menarik minat anak muda terjun ke sektor pertanian.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Heru Suseno mengatakan pemerintah juga menyiapkan sekitar 2.200 unit irigasi perpompaan untuk menjaga suplai air saat musim kemarau.

Dengan kombinasi percepatan tanam, dukungan irigasi, dan harga gabah yang tinggi, pemerintah optimistis kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di Jawa Timur tetap terjaga.

Share
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More