Ternyata Ada 2 Korban Pelecehan Seksual di Gresik

Gresik, IDN Times - Hasil pemeriksaan pelaku pelecehan seksual anak di depan sebuah toko di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik Kamis (23/6/222) kemarin ternyata menemukan fakta baru. Tak hanya satu anak saja yang menjadi korban. Namun bocah berusia 12 tahun yang merupakan keponakan pemilik toko tersebut juga menjadi korban.
1. Pelaku ditangkap polisi saat berada di Kenjeran Surabaya

Polisi sendiri saat ini telah berhasil mengamankan terduga pelaku pelecehan seksual yang tengah viral di media sosial tersebut. Pelaku ditangkap polisi di daerah Kenjeran, Surabaya pada Kamis malam.
"Setelah kita selidiki, ternyata ada dua anak yang menjadi korban pelecehan seksual itu bang. Selain korban yang di depan, pelaku juga melakukan pelecehan seksual pada keponakan pemilik toko yang ada di dalam," kata Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro, Jumat (24/6/2022).
2. Korban yang berusia 12 tahun dilecehkan dengan cara diraba alat vitalnya

Wahyu menjelaskan, korban atau keponakan pemilik toko Aira tersebut mendapatkan perlakuan dari pelukan yakni di raba-raba alat vitalnya. Saat itu korban sendiri tengah menjaga toko milik tantenya di dalam. Sedangkan korban yang berada di luar mendapatkan perlakuan kekerasan seksual seperti yang ada di video.
"Jadi terduga pelaku ini juga melakukan kekerasan seksual terhadap korban yang berada di dalam toko dengan cara di raba alat vitalnya," jelasnya.
3. Wahyu menyebut pelaku sering memberikan keterangan berubah-ubah kepada petugas

Kini pelaku telah diamankan di Mapolres Gresik untuk menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik kepolisian. Sementara untuk motif pelaku sendiri juga masih digali oleh petugas. Pelaku sendiri, lanjut Wahyu kerap memberikan keterangan yang berubah-ubah kepada petugas yang memeriksanya.
"Motifnya masih kita dalami bang, keterangan dari terduga pelaku juga sering berubah-ubah," pungkasnya.



















