Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Terjatuh ke Sumur 10 Meter, Nasib Tragis Farikhatun Berakhir Duka
Evakuasi korban terjatuh ke daam sumur. Dok. Kantor SAR Surabaya.
  • Seorang perempuan bernama Farikhatun (50) terjatuh ke sumur sedalam 10 meter di Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Gresik, saat hendak ke kamar mandi dini hari.
  • Tim SAR Surabaya bersama Damkar Gresik melakukan evakuasi dengan alat pengait dan bantuan pernapasan karena tubuh korban tenggelam di air sumur yang cukup dalam.
  • Proses penyelamatan berlangsung sekitar 1 jam 45 menit di ruang sempit berdiameter satu meter, namun korban ditemukan meninggal dan jenazah diserahkan ke keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Gresik, IDN Times - Seorang perempuan paruh baya, Farikhatun (50) mengalami kejadian nahas. Dia terjatuh ke sumur dengan kedalaman sekitar 10 meter saat hendak ke kamar mandi area rumahnya, di Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Selasa (21/4/2026) dini hari.

Tim rescue dari Kantor SAR Surabaya diberangkatkan pada pukul 01.30 WIB setelah menerima laporan dari Damkar Gresik. Komandan Tim Rescue SAR Surabaya, Gani Wiratama, menjelaskan bahwa saat tiba di lokasi, korban tidak terlihat dari bibir sumur karena posisi tubuh tenggelam.

“Dari hasil asesmen, korban tenggelam dan tidak tampak dari atas karena sumur berisi air cukup dalam,” ujarnya.

Proses evakuasi dilakukan dengan metode khusus. Tim terlebih dahulu menurunkan alat pengait untuk menjangkau tubuh korban di dalam air. Setelah bagian tubuh korban berhasil terangkat ke permukaan, seorang rescuer kemudian turun ke dalam sumur menggunakan alat bantu pernapasan untuk memasang tali pengikat.

Namun, proses ini tidak berjalan mudah. Diameter sumur yang hanya sekitar satu meter menjadi tantangan utama bagi tim penyelamat, terutama saat harus bermanuver di ruang sempit sambil menggunakan perlengkapan keselamatan. “Lebar sumur sangat terbatas, sehingga menyulitkan pergerakan rescuer, apalagi harus memasang tali pengikat di tubuh korban,” kata Gani.

Setelah melalui proses selama kurang lebih 1 jam 45 menit, korban akhirnya dapat dievakuasi ke permukaan. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong. Jenazah kemudian langsung dibawa ke rumah duka atas permintaan pihak keluarga.

Editorial Team