Siswa Sekolah Rakyat di Ponorogo Dapat Laptop hingga Tumbler

Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo menyediakan fasilitas modern seperti laptop, smartboard, dan alat laboratorium untuk mendukung proses belajar siswa dari jenjang SD hingga SMA.
Laboratorium komputer dan perpustakaan sekolah terus dilengkapi dengan perangkat baru serta koleksi buku tambahan dari perpustakaan nasional dan daerah.
Pemerintah menanggung seluruh kebutuhan pribadi siswa, mulai dari seragam, perlengkapan ibadah, hingga tumbler, meski beberapa perlengkapan perlu diganti karena perubahan ukuran tubuh siswa.
Ponorogo, IDN Times – Siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo mulai menikmati berbagai fasilitas belajar modern yang disiapkan pemerintah. Tak hanya sekolah gratis, para siswa juga mendapat dukungan perangkat teknologi seperti laptop hingga smartboard untuk menunjang proses belajar mengajar.
Sekolah yang berada di eks Sentra Industri Jalan Trunojoyo, Tambakbayan, Kota Ponorogo itu kini menampung 109 siswa mulai jenjang SD hingga SMA dengan dukungan 14 tenaga pengajar.
1. Siswa dapat laptop hingga smartboard

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo, Devi Tri Candrawati mengatakan fasilitas penunjang pembelajaran mulai berdatangan secara bertahap dan sudah bisa digunakan siswa.
"Untuk sarana dan prasarana penunjang belajar anak-anak memang di Ponorogo ini sudah mulai berdatangan dan juga sudah mulai bisa digunakan untuk anak-anak belajar,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Menurut Devi, fasilitas yang diterima siswa cukup lengkap. Selain laptop dan smartboard, sekolah juga mulai dilengkapi alat praktik laboratorium.
"Itu mulai dari laptop, smartphone, kemudian alat-alat praktik di lab. Lab biologi dan lab fisika itu juga sudah mulai datang,” katanya.
2. Perpustakaan dan laboratorium mulai lengkap

Tak hanya perangkat belajar digital, laboratorium komputer di sekolah tersebut juga mulai mendapat tambahan unit komputer baru. Namun beberapa perangkat masih dalam tahap pemasangan karena membutuhkan teknisi.
"Ada beberapa komputer yang datang untuk melengkapi lab komputer kami, tetapi belum sempat diset,” jelas Devi.
Fasilitas lain yang mulai dilengkapi adalah perpustakaan sekolah. Bantuan buku dari perpustakaan nasional maupun perpustakaan daerah mulai memenuhi rak-rak perpustakaan sekolah.
"Kategori dan jenis bukunya juga sudah mulai lengkap,” lanjutnya.
3. Siswa juga dapat pakaian hingga tumbler

Selain fasilitas pendidikan, seluruh kebutuhan pribadi siswa juga ditanggung negara. Mulai dari seragam nasional, pramuka, olahraga, baju laboratorium hingga pakaian santai.
Tak hanya itu, siswa juga menerima perlengkapan lain seperti pakaian dalam, alat ibadah, alat kebersihan, sepatu, tas, koper hingga tumbler.
"Sepatu, tas, koper, tumbler sudah diterimakan semua,” ungkap Devi.
Meski demikian, pihak sekolah mengakui sebagian siswa mulai membutuhkan penggantian seragam dan alas kaki karena ukuran tubuh yang berubah.
"Anak-anak itu juga sudah mulai banyak yang tidak muat. Nanti akan diberikan lagi sesuai mekanisme berikutnya,” pungkasnya.















