Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sejoli Diduga Mahasiswa Unair Mesum di Kampus

Sejoli Diduga Mahasiswa Unair Mesum di Kampus
Diduga mahasiswa Unair melakukan tindakan mesum di kampus. (Dok. Istimewa)
Intinya Sih
  • Sebuah video dua sejoli diduga mahasiswa Unair melakukan tindakan asusila di Gedung Kuliah Bersama viral, dan pihak kampus membenarkan kejadian tersebut.
  • Pihak Universitas Airlangga memproses kedua pelaku serta perekam video melalui Komisi Etik untuk mendalami kronologi dan motif perekaman.
  • Unair menegaskan komitmen mencegah tindakan asusila lewat Satgas PPKPT serta mengimbau civitas akademika menjunjung nilai 'excellent with morality'.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Sebuah video yang memperlihatkan dua sejoli diduga mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) melakukan tindakan asusila viral di media sosial. Pihak kampus pun telah memproses keduanya.

Berdasarkan informasi yang beredar, tindakan asusila itu dilakukan di dalam Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Airlangga (Unair).

Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Unair Pulung Siswantara mengatakan, pihak kampus sedang melakukan pendalaman terkait tindakan asusila ini. Kedua sejoli tersebut telah diproses melalui Komisi Etik.

"Ya, jadi memang dari pihak universitas membenarkan adanya informasi yang beredar dan saat ini posisinya tetap kami proses melalui Komisi Etik untuk mendalami apa yang sebenarnya terjadi dan Bagaimana kronologisnya," ujar Pulung, Rabu (17/6/2026).

Pulung juga membenarkan bahwa ruangan yang digunakan untuk mesum itu berada di lingkungan Kampus. "Menurut gambar yang kita lihat di video tersebut memang membenarkan kejadian itu berada di lingkungan Universitas Airlangga gitu," ungkap dia.

Selain dua pelaku asusila, kampus juga memintai keterangan perekam video. Hal tersebut untuk mengetahui apa maksud perekam video merekam tindakan mesum tersebut.

"Memang kami melakukan pendalaman tentang bagaimana sampai video itu muncul dan bagaimana sampai terjadinya perekaman tersebut," tutur dia.

Selanjutnya, pihaknya akan menunggu hasil pemeriksaan dari Komisi Etik. Nantinya, Komisi Etik akan mencari tahu detail kejadian aksi mesum ini.

"Jadi kami juga berharap untuk semua orang menghormati proses yang sedang berlangsung karena kami juga ingin bisa memberikan keputusan yang sama-sama menguntungkan untuk semua pihak gitu ya," terang dia.

Ditanya sanksi apa yang akan diberikan kepada mereka, pihaknya masih menunggu pemeriksaan Komisi Etik. "(Sanksi) masih menunggu setelah pendalaman tersebut," sebutnya.

Pulung memastikan bahwa Universitas Airlangga telah melakukan berbagai antisipasi mencegah terjadinya tindak asusila maupun pelecahan dan kekerasan seksual di kampus. Segala tindakan asusila akan ditangani di Satuan Tugas Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT).

"Ketika memang terjadi hal yang kekerasan misalnya kami juga memberikan jalur yang bisa digunakan untuk seluruh civitas akademika. Jadi tidak hanya mahasiswa, semuanya untuk bisa menggunakan jalur itu (PPKPT)," jelas Pulung.

Kampus juga mengimbau seluruh mahasiswa dan civitas akademika Unair agar memiliki moto hidup sesuai dengan semboyan Unair yakni excellent with morality, atau sikap keunggulan yang diiringi dengan moralitas.

"Artinya tidak hanya excellent dalam bidang pendidikan tapi juga kami juga menekankan sisi morality di mana ada etika yang harus dijaga ketika mereka berada di lingkungan kampus," pungkas dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More