Surabaya, IDN Times - Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga menilai bahwa tingginya angka penambahan kasus COVID-19 akhir-akhir ini tak bisa serta merta disebut sebagai puncak pandemik di Indonesia. Hal ini dikarenakan arus data COVID-19 di Indonesia yang tidak lancar bahkan dicicil untuk berbagai tujuan.
Penambahan kasus di Surabaya sendiri dalam sepekan terakhir terus mengalami tren kenaikan. Berdasarkan data Pemprov Jatim, pada Selasa (1/12/2020) ada 41 orang pasien baru di Kota Surabaya. Bahkan dalam sepekan terakhir kasus baru selalu lebih dari 30 pasien.
