Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ratusan Kayu Gelondongan Terdampar di Bibir Pantai Sumenep

Kab. Sumenep
1 min read
Ratusan Kayu Gelondongan Terdampar di Bibir Pantai Sumenep
Kayu gelondongan di bibir Pantai Bicabbi, Sumenep. (Dok. Istimewa)
  • Ratusan kayu gelondongan jenis ulin ditemukan tersebar di pantai perbatasan Desa Dungkek dan Bicabbi, Sumenep, sejak Sabtu, 19 September 2026.

  • Kayu berukuran besar itu viral setelah video TikTok memperlihatkan label Kementerian Kehutanan RI dan nama perusahaan PT Indah Lestasi.

  • Polisi menyebut kayu dari Kalimantan menuju Probolinggo jatuh dari kapal; kapal sedang diperbaiki dan kayu diikat ke pohon kelapa bersama warga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sumenep, IDN Times - Ratusan kayu gelondongan ditemukan di bibir pantai Bicabbi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Kayu-kayu itu berlebel Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Penemuan ratusan kayu itu pun viral di media sosial setelah diunggah oleh akun TikTok bernama @madochid. Dalam rekaman video tersebut, pemilik akun menunjukkan adanya kayu-kayu Gelondongan yang berada di bibir pantai.

Kayu dengan ukuran cukup besar dan panjang itu terdapat tulisan angka dan huruf dengan cat warna biru. Bahkan, kayu-kayu itu juga tertempel lebel warna kuning dengan tulisan "Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Di bawah tulisan tersebut tertulis nama perusahaan "PT Indah Lestasi."

Kasi Humas Polres Sampang, IPDA Ardan membenarkan hal ini. Ratusan kayu itu ditemukan sejak Sabtu (19/9/2026) lalu. Kayu-kayu itu berjenis kayu ulin.

"Masyarakat menemukan kayu gelondongan jenis kayu Ulin dengan jumlah kayu yang cukup banyak dan tersebar di sepanjang pantai perbatasan Desa Dungkek dan Desa Bicabbi," ujarnya kepada IDN Times.

Ia menyebut bahwa kayu-kayu itu jatuh dari sebuah kapal yang mengangkut. Kayu berasal dari Kalimantan dan hendak dibawa ke Probolinggo, Jawa Timur.

"Selanjutnya dari pihak kapal saat ini proses perbaikan kapal dan untuk kayu sementara diikat menggunakan tali ke pohon kelapa dibantu oleh masyarakat sekitar," pungkas dia.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More