Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Puluhan Rumah di Blitar Terdampak Banjir

Puluhan Rumah di Blitar Terdampak Banjir
Ilustrasi banjir. IDN Times/ Riyanto.

Blitar, IDN Times - Banjir melanda di Desa Sambigede, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Sabtu (30/11/2024) malam. Air dari sungai desa tersebut meluap dan masuk ke pemukian warga. Dua rumah warga dilaporkan hanyut diterjang banjir tersebut. Saat ini banjir terlah surut dan warga membersihkan rumah mereka.

1. 25 rumah terdampak banjir, hewan ternak hanyut

Warga bersihkan lumpur material banjir di Blitar. IDN Times/ istimewa
Warga bersihkan lumpur material banjir di Blitar. IDN Times/ istimewa

Imam Mahfud, Kepala Dusun Paldoyong, Desa Sambigede mengatakan banjir datang secara tiba-tiba selama dua jam. Saat banjir datang, air langsung menenggelamkan rumah warga. Bahkan dua diantaranya hilang terbawa arus. Banjir ini juga merusak 25 rumah warga dan menghanyutkan hewan ternak. "Dua yang hilang, sementara total yang terdampak itu 25 rumah," ujarnya, Minggu (1/12/2024).

2. Pemakaman umum juga terdampak banjir

Warga bersihkan lumpur material banjir di Blitar. IDN Times/ istimewa
Warga bersihkan lumpur material banjir di Blitar. IDN Times/ istimewa

Selain itu banjir juga menyebabkan, sebagian lahan tempat pemakaman umum (TPU) tergerus. Setengah dari lahan TPU itu hilang dan jenazahnya terbawa arus banjir. Meski tidak ada korban jiwa, warga mengalami kerugian material yang cukup besar. Selain bangunan rumah yang rusak, ada hewan ternak terbawa arus yang akhirnya ditemukan dalam kondisi mati.

"Ada ternak warga berupa kambing dan sapi yang terbawa arus ditemukan mati," tuturnya.

3. Sebelumnya hujan deras selama 3 hari

ilustrasi hujan (unsplash.com/Osman Rana)
ilustrasi hujan (unsplash.com/Osman Rana)

Sementara Sudarso, warga Desa Sambigede lain yang menjadi korban bencana banjir bandang menuturkan, sejak tiga hari terakhir hujan turun setiap hari. Puncaknya pada Sabtu kemarin, hujan deras mengguyur sejak pukul 15.00 WIB hingga malam hingga dan mengakibatkan banjir bandang.

"Semua barang di dalam rumah hancur. Soalnya kita berupaya menyelamatkan diri dan anak cucu saya. Jadi tidak mikir barang-barang yang ada di rumah. Banjir itu tingginya sekitar 1,7 meter," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bramanta Putra
EditorBramanta Putra
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Banjir Berulang di Magetan, Warga Keluhkan Minimnya Penanganan

05 Apr 2026, 05:28 WIBNews