Surabaya, IDN Times - Meninggalnya driver ojek online (ojol) berinisial DAW (39) sempat menjadi polemik. Sebab, RSUD dr. Soetomo menyematkan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) pada korban penjambretan tersebut. Alhasil ratusan ojol menggeruduk kamar jenazah rumah sakit pada Minggu (7/6) lalu.
Setelah dua hari meninggal, Rumpun Kuratif Gugus Tugas Jatim membenarkan bahwa hasil swab DAW keluar positif COVID-19, Selasa (9/6). "Benar (positif), nanti kronologis dijelaskan dr. Joni (Ketua Rumpun Kuratif)," ujar tim kuratif, dr. Makhyan Jibril Al Farabi ketika dikonfirmasi IDN Times.
