Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pengesahan Anggota Perguruan Silat di Surabaya, 696 Personel Siaga

Pengesahan Anggota Perguruan Silat di Surabaya, 696 Personel Siaga
Ratusan personel polisi bersiaga amankan pengesahan perguruan silat di Surabaya (Dok. Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya)
Intinya Sih
  • Sebanyak 696 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemkot Surabaya disiagakan untuk mengamankan pengesahan anggota baru PSHT Cabang Surabaya Tahun 2026 di Kenjeran Park.
  • Pengamanan dibagi menjadi tiga ring dengan titik-titik strategis di sekitar lokasi acara dan jalur rawan guna memastikan kelancaran serta mencegah gangguan Kamtibmas selama prosesi berlangsung.
  • Sebanyak 866 calon warga baru PSHT diwajibkan berangkat secara kolektif menggunakan kendaraan resmi yang dikawal ketat untuk mencegah konvoi liar dan menjaga ketertiban kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Sebanyak 696 personel polisi, TNI dan Pemerintah Kota Surabaya disiagakan untuk mengawal jalannya kegiatan pengesahan anggota perguruan silat, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Surabaya Tahun 2026 pada malam tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah atau 1 Suro. Prosesi sakral ini dijadwalkan berlangsung sejak Selasa (16/6/2026) siang hingga Rabu (17/6/2026) dini hari di kawasan Kenjeran Park (Kenpark).

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Iptu Suroto menganga, untuk menjamin kondusivitas Kota Surabaya selama acara berlangsung, pihak kepolisian menerapkan skema pengamanan ketat yang dibagi ke dalam tiga ring wilayah. Lembagian ring ini ditujukan untuk memetakan fokus pengamanan secara efektif.

"Pengamanan kami bagi menjadi tiga ring. Baik di lokasi utama kegiatan, maupun pada jalur-jalur rawan yang akan dilalui oleh massa," ujar dia.

Penyekatan dan pengamanan dilakukan ring 1 yang berlokasi di seputaran Pagoda Kenpark (lokasi acara), ring 2 sejumlah 7 titik meliputi depan area Kenpark, Taman Suroboyo, Jembatan Suroboyo, simpang 3 Jalan Jambangan, Pos Polisi Suramadu, Simpang 4 Jalan Tempurejo, dan Simpang 3 Jalan Wiranto.

Untuk penyekatan dan pengamanan ring 3 berjumlah 6 titik, diantaranya simpang 4 Jalan Dukuh, Kya-Kya Jalan Kembang Jepun, Pos Polisi Mbah Ratu, dan Pos Polisi Dupak.

Tercatat sebanyak 866 warga baru PSHT yang akan disahkan dalam agenda tahunan ini. Guna mengantisipasi adanya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), pihak kepolisian memberlakukan aturan ketat terkait mobilisasi peserta.

Suroto menegaskan, seluruh calon warga baru wajib berangkat secara kolektif menggunakan kendaraan yang telah disediakan dari masing-masing titik kumpul. Peserta tidak diizinkan berangkat secara mandiri atau menggunakan roda dua. "Calon warga baru dilakukan pengawalan ketat secara melekat, mulai dari titik kumpul awal hingga tiba di lokasi pengesahan di Kenpark Kenjeran. Aturan ini juga berlaku sama saat kegiatan telah selesai, mereka akan dikawal kembali pulang," jelasnya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini pencegahan pergerakan massa penggembira yang kerap memicu konvoi liar di jalanan protokol. "Kami laksanakan pengamanan jalur di lokasi-lokasi tersebut untuk mengantisipasi massa penggembira yang nekat konvoi untuk masuk ke lokasi pengesahan. Pengamanan di tujuh titik Ring 2 dan empat titik Ring 3 akan kami berlakukan secara situasional," pungkas Iptu Suroto.

Melalui sinergi ketat antara aparat keamanan, pemerintah kota, dan pengurus cabang perguruan pencak silat, diharapkan prosesi pengesahan warga baru PSHT tahun ini dapat berjalan dengan aman, khidmat, dan tetap menjaga kenyamanan warga Kota Surabaya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More