Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PDTS KBS Jadi Perumda, PAD Surabaya Ditarget Meningkat

PDTS KBS Jadi Perumda, PAD Surabaya Ditarget Meningkat
Kebun Binatang Surabaya (instagram.com/kebunbinatangsurabaya)
Intinya Sih
  • Kebun Binatang Surabaya resmi berubah status menjadi Perumda, membuka peluang inovasi bisnis baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya.
  • Manajemen KBS berkomitmen menjaga tiga pilar utama: konservasi, edukasi, dan rekreasi, sambil memperluas kerja sama dengan lembaga pendidikan hingga jejaring internasional.
  • Perubahan menjadi Perumda membuat KBS lebih fleksibel dalam bekerja sama dengan pihak ketiga dan mempermudah perizinan usaha baru seperti wahana atau kafe satwa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Kebun Bintang Surabaya (KBS) saat ini telah bertransformasi dari Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) menjadi perusahaan umum daerah (Perumda). Usai perubahan ini, KBS akan mengembangkan inovasi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Direktur Keuangan KBS, Muhammad Nahroni mengatakan, setelah menjadi Perumda, pihaknya berkomitmen mempertahankan peran KBS sebagai lembaga konservasi, edukasi, dan rekreasi.

"Kita juga harus optimal tidak hanya dalam satu visi tadi ya dari tiga pilar, tapi semuanya harus berkembang seiring sejalan karena konservasi itu tidak bisa maksimal tanpa dukungan operasional yang kita peroleh dari rekreasi," ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan instansi pendidikan untuk meningkatkan fungsi edukasi. "Mungkin nanti bisa lebih luas lagi sampai nanti bisa ke jejaring internasional seperti itu," tegasnya.

Sementara, Ketua Pansus Raperda KBS DPRD Kota Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta mengatakan, sebetulnya tak ada bedanya dengan BUMD. Tetapi, setelah berubah menjadi Perumda, bisnis KBS bisa lebih optimal.

"Sebetulnya sama, tapi dalam bentuk usahanya ini lebih fleksibel. Contohnya bisa bekerjasama pihak ketiga," ujarnya.

Dengan Perumda, inovasi yang dikembangkan KBS akan lebih leluasa. Perizinan inovasi-inovasi juga akan lebih mudah.

"Terus membuat usaha-usaha yang baru misalnya wahana atau apa perizinan yang jadi lebih mudah seperti itu," terang dia.

Pihaknya berharap, dengan transformasi KBS ini akan berdampak positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Ia berharap, target PAD juga bisa meningkat dibanding tahun 2025.

"Tahun 2025 kemarin pendapatan KBS itu naik 700%, daripada tahun 2024. Karena memang nanti ada skema-skema bisnis yang sebetulnya sudah direncanakan sama direksi sebelumnya, baru bisa dieksekusi setelah jadi perumda," ujarnya.

Salah satu inovasi bisnis bisa berupa, kafe satwa atau usaha lain yang berpotensi menarik minat masyarakat datang dan mendatangkan kontribusi untuk PAD.

"Rencananya sama teman-teman direksi kemarin (tembok KBS Jalan Darmo) waktu memaparkan sedikit ke kita, itu rencananya akan dibuka dan itu nanti akan bisa jadi tempat-tempat hub-hub baru untuk nanti semisal kafe satwa atau apa," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More