Jembatan di Ngawi Putus Dihantam Banjir

- Jembatan penghubung Desa Ngrambe dan Sidomulyo di Ngawi ambruk setelah diterjang banjir deras selama dua hari, menyebabkan akses utama warga terputus total.
- Sebelum roboh, jembatan sudah mengalami kerusakan akibat banjir sebelumnya dan belum sempat diperbaiki, kini warga harus memutar jauh untuk beraktivitas termasuk pelajar menuju sekolah.
- Runtuhnya jembatan juga merusak pipa PDAM yang melintas di lokasi, membuat ratusan pelanggan di Desa Sidomulyo terdampak gangguan air bersih hingga perbaikan selesai.
Ngawi, IDN Times – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, berujung pada putusnya jembatan penghubung antar Desa Ngrambe dan Sidomulyo, Selasa (24/2/2026) pagi. Akibatnya, akses utama warga lumpuh total, termasuk jalur pelajar menuju sekolah.
Peristiwa robohnya jembatan itu sempat terekam dalam video warga. Dalam rekaman tersebut, terlihat kepanikan masyarakat saat mengetahui jembatan ambruk setelah diterjang arus deras selama dua hari terakhir.
1. Sempat rusak, akhirnya roboh total

Warga menyebut jembatan tersebut sebelumnya sudah mengalami kerusakan usai banjir pertama. Retakan dan kondisi yang melemah bahkan telah dilaporkan ke pemerintah desa, namun belum sempat diperbaiki hingga akhirnya roboh total.
Parmi, warga setempat, mengatakan warga kini harus memutar cukup jauh untuk beraktivitas. "Hujan sebelumnya diterjang banjir sudah rusak, terus pagi ini roboh total. Warga harus memutar, termasuk anak sekolah,” ujarnya.
2. Jalur utama pelajar terdampak

Jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung Desa Sidomulyo menuju Desa Ngrambe, begitu pula sebaliknya. Kini, warga terpaksa melalui jalur alternatif dengan jarak tempuh sekitar dua kilometer.
Dampak paling terasa dialami oleh para pelajar yang hendak menuju SMP Negeri 3 Ngrambe. Mereka harus berangkat lebih awal agar tidak terlambat ke sekolah akibat jalur yang lebih jauh.
3. Pipa PDAM ikut rusak, ratusan pelanggan terdampak

Tak hanya memutus akses jalan, robohnya jembatan juga merusak pipa air milik PDAM yang melintas di lokasi. Akibatnya, ratusan pelanggan di Desa Sidomulyo terdampak gangguan distribusi air bersih.
Sugeng Riyanto, warga lainnya, menyebut kerusakan pipa membuat warga khawatir kesulitan air. "Selain memutus akses jalan warga, juga merusak pipa air PDAM untuk Desa Sidomulyo,” katanya.
Petugas PDAM terlihat sudah berada di lokasi untuk melakukan perbaikan sementara. Namun hingga proses perbaikan selesai, distribusi air belum dapat kembali normal.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk membangun kembali jembatan tersebut. Selain menjadi penghubung antar desa, akses ini juga menjadi jalur utama aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat setempat.


















