Surabaya, IDN Times - Dinamika menuju Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) kian menghangat setelah Pengasuh Ponpes Mambaul Ma’arif, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, mendeklarasikan diri siap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PWNU Jawa Timur (Jatim), KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menilai langkah tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi di tubuh organisasi.
“Sekarang ini kan demokratis saja. Karena memang mekanismenya sudah ada, tidak apa-apa. Nanti ke depan mekanismenya itu akan dijalankan,” ujarnya saat ditemui di Surabaya, Selasa (14/4/2026).
Gus Kikin menegaskan bahwa seluruh kader memiliki peluang yang sama untuk maju dalam bursa calon ketua umum PBNU, selama mengikuti mekanisme yang berlaku dalam Muktamar.
“Siapapun bisa. Banyak, semuanya berpeluang,” tegasnya.
Ia menyebut, Muktamar sebagai forum tertinggi organisasi akan menjadi ruang bagi para kandidat untuk berkompetisi secara sehat, dengan tetap menjunjung tinggi nilai kebersamaan di lingkungan NU.
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menjaga kondusivitas organisasi menjelang pelaksanaan Muktamar, sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.
