Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Golkar Surabaya Gak Buka Penjaringan Calon, Siap Dukung Eri Cahyadi
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni. (Instagram/@ariffathoni.official)

Surabaya, IDN Times - Golkar Surabaya memastikan tidak membuka penjaringan pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Hal ini karena mereka siap mengusung wali kota petahana, Eri Cahyadi di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2024. 

"Nah untuk itu DPP (Golkar) menindaklanjuti dengan kita (di tingkat kota) dilarang untuk membuka pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah," kata Ketua DPD II Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni.

Toni mengatakan, surat penugasan kepada Eri Cahyadi bersifat awalan. Semuanya  bergantung pada kehendak Eri Cahyadi, apakah masih menginginkan diusung oleh partainya atau tidak.

"Jadi tergantung ikhtiarnya Mas Eri nanti. Tetapi kami menghormati partai-partai lain yang membuka penjaringan (Bacakada)," tutur dia. 

Ia menuturkan, saat ini Partai Golkar memiliki banyak kader yang layak maju di Pilkada. Dari banyak kader yang hendak dimunculkan, mereka akan mengikuti proses komunikasi politik lebih lanjut.

"Ada banyak kader yang siap untuk dipasangkan, baik sebagai wakilnya Mas Eri, atau sebagai calon kepala daerah, kami menyadari golkar memiliki 5 kursi legislatif, kami tidak bisa mengusung calon sendiri," ungkap Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini. 

Saat ini, petinggi Parpol di Jakarta telah melakukan komunikasi politik tentang Pilkada Kota Surabaya. Hal ini karena Surabaya sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Timur, menjadi tolok ukur dari daerah lain.

"Apapun keputusan DPP nanti, ya sebagai kader partai yang paling bawah. Kami siap mengamankan itu dengan penuh kehormatan," terangnya. 

Ditanya apakah Golkar akan bergabung dengan PDIP dan membangun koalisi besar bersama Eri Cahyadi, Toni mengaku setiap hari dirinya telah memberikan masukkan kepada Wali Kota Surabaya. Mula dari soal pelayanan publik, hingga peningkatan inovasi pemerintahan. 

"Tiap hari memberikan masukkan kepada Mas Eri, sebagai entitas peserta demokrasi di Kota Surabaya, itu tentang bagaimana melayani masyarakat Surabaya. Jadi masukannya tidak sekedar kepentingan kontestasi pemilukada saja," pungkasnya. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article