Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dicari 15 Jam, Bocah 5 Tahun di Surabaya Ditemukan Meninggal di Parit

Dicari 15 Jam, Bocah 5 Tahun di Surabaya Ditemukan Meninggal di Parit
Petugas mengevakuasi jenazah bocah yang tercebur parit. IDN Times/Dok.Istimewa

Surabaya, IDN Times - Semalam suntuk tim gabungan yang terdiri dari polisi, TNI, Basarnas, BPB Linmas hingga Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya membongkar parit di Jalan Tambak Mayor Utara, Asemrowo. Mereka mencari anak berinisial N (5) yang terseret arus air, Sabtu malam (4/4), sekitar pukul 19.30 WIB.

1. Pencarian libatkan tiga mobil pemadam kebakaran

Petugas mengevakuasi jenazah bocah yang tercebur parit. IDN Times/Dok.Istimewa
Petugas mengevakuasi jenazah bocah yang tercebur parit. IDN Times/Dok.Istimewa

Berjalan selama 15 jam, pencarian itu akhirnya membuahkan hasil. Minggu (5/4), sekitar pukul 13.00 WIB, bocah malang itu berhasil ditemukan. Sayangnya, dia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Petugas terpaksa membongkar penutup parit yang terbuat dari beton untuk mengevakuasi jenazah korban. Tak hanya itu, tiga mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menyedot air di dalam parit.

"Alhamdulillah sudah ditemukan. Jasadnya muncul ke permukaan setelah pencarian 15 jam. Jasadnya tersangkut (di saluran air),” ujar Kapolsek Asemrowo AKP Hari Kurniawan.

2. Bermula saat korban diajak ibunya beli pulsa

Ilustrasi (IDN Times/Mia Amalia)
Ilustrasi (IDN Times/Mia Amalia)

Berdasarkan informasi yang dihimpun IDN Times, kejadian bermula saat korban diajak oleh ibunya, berinisial R (28) membeli pulsa di konter handphone kawasan Jalan Tambak Mayor Utara. Tanpa sepengetahuan sang ibu, korban duduk di dekat saluran air, tak jauh dari konter.

Setelah pulsa internetnya terisi, ibu korban masih sibuk dengan ponselnya. Dia sempat menerima telepon dari seseorang. Dirinya baru sadar, ketika anaknya itu ketahuan warga tercebur ke dalam saluran air.

"Malam itu hujan deras selama dua jam lebih, aliran air di saluran tersebut mengalir deras. Karena arus yang cukup deras, diduga korban terseret," kata Hari.

3. Warga dan petugas gabungan lakukan pencarian

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)
Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

Mengetahui anaknya tercebur, R berteriak minta bala bantuan. Warga sekitar spontan keluar, tak lupa menghubungi Polsek Asemrowo. Polisi pun segera meminta bantuan kepada tim BPB-Linmas, Dinas PU Kota Surabaya, dan Basarnas serta Damkar Kota Surabaya untuk melakukan pencarian.

Pencarian pada malam hari sempat terhambat. Pasalnya hujan turun deras semalaman. Sampai akhirnya korban ditemukan siang ini dalam kondisi meninggal dunia. Usai evakuasi, jenazahnya langsung dibawa ke RSUD dr. Soetomo, Surabaya.

“Sudah dibawa ke RSU dr. Soetomo langsung pakai ambulans Dengan didampingi pihak keluarganya,” ucap Hari.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dida Tenola
EditorDida Tenola
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Golden Ticket Unesa 2026 Dibuka, Simak Syarat dan Tahapan Seleksinya

09 Apr 2026, 19:51 WIBNews