Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banjir Berulang di Magetan, Warga Keluhkan Minimnya Penanganan

Banjir Berulang di Magetan, Warga Keluhkan Minimnya Penanganan
Hujan deras kembali picu banjir di sejumlah tempat di Magetan. IDN Times/Istimewa.
Intinya Sih
  • Hujan deras memicu jebolnya tanggul di depan SMA Negeri 3 Magetan, menyebabkan banjir meluas hingga jalan utama dan pemukiman warga.
  • Warga mengeluhkan penanganan banjir yang dinilai lambat meski kejadian serupa sering terjadi, dengan kerusakan melanda sekolah, masjid, dan fasilitas umum.
  • Banjir setinggi 50 sentimeter merusak infrastruktur di beberapa ruas jalan, memaksa polisi melakukan rekayasa lalu lintas sambil petugas mendata dampak bencana.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Magetan, IDN Times - Hujan deras kembali membuat Kabupaten Magetan dilanda banjir pada Sabtu (4/4/2026) petang. Sejumlah wilayah terdampak, mulai dari pemukiman warga hingga jalan utama. Warga pun mengeluhkan banjir yang terjadi berulang tanpa penanganan maksimal.

1. Tanggul jebol, banjir kembali terjadi

Istimewa
Hujan deras kembali picu banjir di sejumlah tempat di Magetan. IDN Times/Istimewa.

Banjir kali ini menyebabkan tanggul talut di depan SMA Negeri 3 Magetan, Desa Campursari, jebol. Air meluap ke Jalan Raya Magetan–Sarangan dan membuat arus lalu lintas tersendat.

Petugas dari BPBD Kabupaten Magetan, Nino Pratikta, menyebut banjir dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi.

“Dampaknya banjir menjebol tanggul di depan SMA Negeri 3 dan merendam pemukiman warga di dalam kota,” ujarnya.

2. Warga keluhkan respons lambat

Istimewa
Hujan deras kembali picu banjir di sejumlah tempat di Magetan. IDN Times/Istimewa.

Banjir juga menerjang tenda hajatan warga di Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo. Kursi dan meja tamu hanyut terbawa arus.

Sejumlah warga mengaku banjir seperti ini kerap terjadi, namun penanganannya dinilai minim.

“Tadi hujan deras, terdengar suara gemuruh. Banjir merusak aspal dan menggenangi sekolah, panti, dan masjid. Sudah bolak-balik lapor, tidak ada tanggapan,” keluh Monika.

3. Infrastruktur rusak, aktivitas terganggu

Istimewa.
Hujan deras kembali picu banjir di sejumlah tempat di Magetan. IDN Times/Istimewa.

Di Jalan Patimura dan Jalan Mayjen Sungkono, banjir setinggi hingga 50 sentimeter merendam rumah warga, masjid, sekolah, hingga panti. Aspal jalan pun mengelupas sepanjang sekitar 15 meter.

Warga langsung berupaya menyelamatkan barang-barang penting.

“Saya langsung matikan listrik masjid dan mengevakuasi barang di dalam masjid,” ujar Suyoto.

Akibat kerusakan jalan, polisi melakukan rekayasa lalu lintas.

“Kami alihkan arus karena jalan rusak dan aspal mengelupas,” jelas Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani.

Meski air sempat surut sekitar tiga jam setelah hujan reda, petugas masih melakukan pendataan dampak banjir yang kembali melanda wilayah Magetan ini.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More