ART di Magetan Tega Jambret Kalung Emas Mantan Majikan

- Seorang wanita berinisial J (55) di Magetan menjambret kalung emas 8 gram milik mantan majikannya, Sukini (72), saat datang mengenakan helm dan masker.
- Pelaku sempat kabur dan membuang kalung curian ke taman sebelum akhirnya berhasil ditangkap warga yang mendengar teriakan korban.
- Polisi memastikan pelaku dan korban saling kenal, serta mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak memakai perhiasan mencolok menjelang Idul Fitri.
Magetan, IDN Times – Aksi penjambretan yang dilakukan seorang wanita paruh baya di Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, bikin warga geger. Pelaku ternyata bukan orang asing, melainkan mantan pekerja korban sendiri.
Berikut kronologi lengkap penjambretan yang terjadi Selasa (3/3/2026) pagi tersebut:
1. Kronologi penjabretan

Pelaku berinisial J (55), yang belakangan diketahui sebagai warga Kelurahan Tawang Anom, datang ke rumah Sukini (72) di Kelurahan Sukowinangun datang mengenakan helm dan masker. Tanpa banyak bicara, ia langsung menarik paksa kalung emas seberat 8 gram yang dikenakan korban.
Kalung tersebut ditaksir bernilai sekitar Rp9 juta. Korban yang kaget langsung berteriak maling saat pelaku berusaha kabur ke arah jalan raya.
“Pakai helm dan masker, saya tahu itu wanita. Terus ambil paksa kalung saya. Saya teriak maling, dia kabur ke jalan, ditangkap warga. Setelah dibuka ternyata wanita itu pernah saya ajak kerja,” ujar Sukini.
2. Sempat kabur dan buang kalung

Teriakan korban membuat warga sekitar langsung melakukan pengejaran. Pelaku sempat berlari menuju Jalan Mayjen Sungkono sebelum akhirnya tertangkap.
Cucu korban, Febri Susila Aji, mengaku ikut mengejar namun sempat kehilangan jejak sebelum pelaku diamankan warga.
“Saya ikut mengejar tapi lepas. Terus ditangkap di sana sama warga. Yang dijambret itu kalung nenek saya,” katanya.
Saat terdesak, pelaku sempat membuang kalung emas curian tersebut ke taman di tengah jalan sebelum akhirnya diamankan.
3. Polisi: Korban dan pelaku saling kenal

Kapolsek Magetan, Ika Wardani, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pelaku dan korban memang saling mengenal karena pelaku pernah bekerja membantu korban berjualan nasi.
“Korban didatangi pelaku dan diambil paksa kalungnya, lalu kabur dan ditangkap warga. Korban dan pelaku saling kenal,” jelasnya.
Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Magetan. Polisi mengimbau warga agar lebih waspada dan tidak mengenakan perhiasan berlebihan, terutama menjelang Idul Fitri, guna menghindari tindak kejahatan serupa.


















