20 Ribu Banser Disiagakan ke Muktamar NU ke 35 Tambakberas

- Banser Jawa Timur menyiagakan 20 ribu personel bergelombang untuk mengamankan Muktamar ke-35 NU di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026.
- Personel mulai bersiaga 25 Agustus; sebanyak 2.000 Banser bertugas setiap hari dalam tiga shift di 24 titik, mencakup area acara, jalur peserta, dan lokasi strategis.
- Selain pengamanan, Banser menyiapkan pelayanan humanis melalui tiga pos kesehatan gratis serta koordinasi terpadu dengan Pagar Nusa, SIGAP, aparat keamanan, dan unsur pendukung.
Surabaya, IDN Times – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jawa Timur (Jatim) mulai mematangkan pengamanan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026. Sebanyak 20 ribu personel Banser disiagakan secara bergelombang untuk mengawal agenda permusyawaratan tertinggi NU tersebut.
Ketua PW GP Ansor Jatim, Musaffa Safril, menegaskan Muktamar ke-35 NU merupakan agenda strategis yang akan menentukan arah organisasi lima tahun ke depan. Jatim sebagai tuan rumah berkewajiban memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
"Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama merupakan momentum yang sangat strategis. Sebagai tuan rumah, Jawa Timur memiliki tanggung jawab memastikan seluruh rangkaian Muktamar berlangsung aman, tertib, lancar, dan penuh khidmah," ujarnya, Senin (3/8/2026).
Musaffa mengatakan GP Ansor dan Banser berkomitmen memberikan dukungan maksimal melalui pengamanan yang profesional, pelayanan yang humanis, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
"Kami ingin setiap peserta Muktamar merasakan bahwa Jawa Timur menyambut mereka dengan kesiapan, keramahan, dan semangat khidmah kepada Nahdlatul Ulama," katanya.
Sementara itu, Kasatkorwil Banser Jatim Rizza Ali Faizin menjelaskan personel Banser mulai bersiaga sejak 25 Agustus, dua hari sebelum pembukaan Muktamar. Selama pelaksanaan Muktamar, sebanyak 2.000 personel Banser akan bertugas setiap hari.
Mereka dibagi dalam tiga shift dan ditempatkan di 24 titik pengamanan, mulai area utama Muktamar, jalur mobilitas peserta, hingga lokasi-lokasi strategis lainnya.
"Banser tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga pelayanan. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian Muktamar berjalan lancar, tertib, dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh peserta," kata Rizza.
Selain pengamanan, Banser juga akan membuka tiga pos layanan kesehatan gratis yang dapat dimanfaatkan peserta Muktamar maupun masyarakat sekitar. Pengamanan dilakukan secara terpadu bersama Pagar Nusa, SIGAP (Sistem Keamanan Pondok), aparat keamanan, dan unsur pendukung lainnya.



















