Comscore Tracker

Surabaya Ternyata Alami Gerhana Matahari 73,8 Persen

Tapi liatnya harus pake' alat bantu bro..!

Surabaya, IDN Times - Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) memang tidak bisa terlihat kasat mata di Pulau Jawa khususnya Surabaya. Karena wilayah Kota Pahlawan hanya mengalami gerhana matahari sebagian. Bahkan, untuk melihatnya diperlukan alat bantu.

1. Alami gerhana matahari sebagian

Surabaya Ternyata Alami Gerhana Matahari 73,8 PersenSuasana salat gerhana di Masjid Al-akbar Surabaya, Kamis (26/12). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Wakil Ketua Lembaga Falakiyah PWNU Jatim, Syamsul Ma'arif mengatakan, Surabaya hanya mengalami gerhana matahari sebesar 73,8 persen. Artinya hanya sebagian saja.

"Surabaya, gerhana matahari sebagian. Sedangkan gerhana matahari cinci terjadi di Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan sekitarnya," ujarnya saat ditemui di lokasi.

2. Durasinya 3 jam lebih

Surabaya Ternyata Alami Gerhana Matahari 73,8 PersenWarga Surabaya beramai-ramai nobar gerhana matahari cincin menggunakan teropong dan kacamata khusus di Masjid Al-akbar Surabaya, Kamis (26/12). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Untuk durasi gerhana matahari sebagian, lanjut Syamsul, dimulai awal gerhana pukul 11.03 WIB. Kemudian puncak gerhana pukul 12.55 WIB dan gerhana berakhir pukul 14.34 WIB.

"Durasinya 3 jam, 30 menit, 29 detik," katanya.

3. Untuk mengamati butuh teleskop dan kacamata khusus

Surabaya Ternyata Alami Gerhana Matahari 73,8 PersenGubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat melihat GMC di Masjid Al-akbar Surabaya, Kamis (26/12).IDN Times/Ardiansyah Fajar

Karena hanya mengalami gerhana matahari sebagian, Syamsul menuturkan kalau mengamati fenomena ini butuh teropong/teleskop dan kacamata khusus gerhana. Maka dari itu, di halaman Masjid Al-akbar Surabaya disediakan fasilitas itu.

"Ada 9 teleskop, kita taruh di panggung 9x9 meter. 99 kacamata gerhana," jelasnya.

Baca Juga: 5 Mitos Gerhana Matahari yang Dipercaya Banyak Orang, Kamu Termasuk?

4. Nobar di masjid dinilai jadi wisata, edukasi dan reliji

Surabaya Ternyata Alami Gerhana Matahari 73,8 PersenWarga Surabaya beramai-ramai nobar gerhana matahari cincin menggunakan teropong dan kacamata khusus di Masjid Al-akbar Surabaya, Kamis (26/12). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Syamsul menambahkan, nobar yang digelar di Masjid Al-akbar Surabaya ini juga menjadi sarana wisata, edukasi dan religi. Sebab pengunjung selain bisa menikmati penampakan gerhana, dapat pelajaran tentang astronomi dan salat sunah berjamaah.

"Adanya pengamatan ini sekaligus jemaah salat gerhana matahari di sini," pungkasnya.

Baca Juga: Gerhana Matahari Cincin, Warga Surabaya Nobar di Masjid Al Akbar

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya