Puting Beliung Terjang Terminal 1 Juanda, Puluhan Kendaraan Rusak

Puting beliung menerjang Terminal 1 Bandara Juanda, Sidoarjo
Kerusakan meliputi puluhan kendaraan dan pohon tumbang
Tim Reaksi Cepat BPBD Jatim melakukan evakuasi tanpa korban jiwa
Sidoarjo, IDN Times - Angin puting beliung menerjang sejumlah titik di kawasan Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Kamis (8/1/2026) siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu meninggalkan jejak kerusakan, mulai dari pohon tumbang hingga kendaraan yang rusak di area akses menuju terminal.
Berdasarkan data sementara Pusdalops BPBD Jatim, dampak angin puting beliung tersebut mengakibatkan kerusakan pada 10 unit kendaraan roda dua, satu unit kendaraan roda empat, serta satu fasilitas umum di area bandara.
Kerusakan itu akibat hembusan angin kencang disertai hujan deras, yang membuat puluhan pohon di jalur masuk Terminal 1 roboh dan menutup badan jalan. Sejumlah dahan dan batang pohon bahkan menimpa kendaraan yang sedang terparkir, memicu kepanikan pengguna jalan dan penumpang bandara.
Merespons kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jawa Timur (Jatim) bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus penanganan darurat. Petugas langsung melakukan pembersihan material pohon berupa batang, dahan, dan ranting yang berserakan agar akses menuju terminal dapat segera dibuka kembali.
Penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama petugas Bandara Juanda, BPBD Kabupaten Sidoarjo, serta instansi terkait lainnya. Alat berat dan peralatan manual dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi pohon tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, gangguan sempat terjadi pada aktivitas bandara akibat akses jalan yang tertutup.
“Alhamdulillah, sekitar pukul 16.10 WIB akses jalan menuju Terminal 1 Bandara Juanda sudah kembali bisa dilalui. Namun, memang sempat terjadi gangguan pada jadwal penerbangan akibat kondisi cuaca ekstrem,” ujar Gatot.
BPBD Jatim mengimbau masyarakat dan pengguna jasa bandara untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat dan angin kencang yang masih berpeluang terjadi di wilayah Jatim dalam beberapa waktu ke depan.



















