9 Sapi di Situbondo Mendadak Mati, Kadisnak: Semoga Bukan Antraks

Sampel dikirim ke Malang untuk diteliti

Situbondo, IDN Times - Satu minggu terakhir warga Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Sutubondo dicemaskan dengan kematian sapi secara misterius. Tercatat, ada sembilan ekor sapi yang mati. Hal itu pun dibenarkan oleh Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur (Jatim) Wemi Niamawardi.

"Ini barusan dapat berita, saya di Sumut misi dagang, baru saja di-WA dari Situbondo," ujarnya dikonfirmasi, Selasa (4/2).

1. Disnak langsung ambil sampel untuk diteliti

9 Sapi di Situbondo Mendadak Mati, Kadisnak: Semoga Bukan Antraks(Foto hanya ilustrasi). pixabay.com/skeeze

Mendapat informasi tersebut, Wemi langsung menginstruksikan jajarannya melakukan investigasi. Beberapa petugas dinas peternakan diterjunkan ke lapangan untuk mengambil sampel sapi yang mati.

"Jadi langkah kami, ya langsung melakukan investigasi," tegas Wemi.

2. Tunggu hasil laboratorium

9 Sapi di Situbondo Mendadak Mati, Kadisnak: Semoga Bukan AntraksIlustrasi laboratorium. unsplash.com/luvqs

Nantinya, lanjut Wemi, sampel yang telah diambil akan dibawa ke UPT laboratorium kesehatan hewan di Malang. Pihaknya tidak bisa menduga-duga penyebab kematian sapi sebelum hasil laboratorium keluar.

"Mudah mudahan bukan antraks," ucap Wemi.

Baca Juga: Antraks di Gunung Kidul KLB, Disnak Jatim Tingkatkan Pengawasan

3. Bermula dari dua ekor sapi yang mati secara mendadak

9 Sapi di Situbondo Mendadak Mati, Kadisnak: Semoga Bukan Antraks(Foto hanya ilustrasi). santafeagroinstituto.com.br

Berdasarkan informasi yang dihimpun IDN Times, mulanya ada dua ekor sapi yang mati secara mendadak. Kemudian disusul tujuh ekor sapi lainnya yang juga berada di Desa Bantal.

"Sementara ini masih diteliti secara laboratoris. Petugas sudah bergerak mengidentifikasi penyebabnya," pungkas Wemi.

Baca Juga: Enam Kali Mencuri Sapi, Kakek di Lamongan Ditembak Polisi  

Topik:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya