Comscore Tracker

Ditendang Lalu Ditawari Jadi Tentara, Rafi Pilih Jadi Pengusaha

Keluarga sudah memaafkan peristiwa tersebut

Malang, IDN Times - Kondisi Muhammad Hazmi Rafsanjani sudah membaik. Remaja kelas 10 SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo itu merupakan penonton di Stadion Kanjuruhan yang sempat viral lantaran mendapat tendangan dari salah satu anggota TNI. 

Rafi begitu remaja 16 tahun itu biasa disapa menceritakan bahwa dirinya memang cukup sering menonton langsung ke Stadion Kanjuruhan. Termasuk pada laga sabtu kemarin di mana dirinya berangkat beramai-ramai dengan teman-temannya. Ia berada di tribun 10 saat menonton laga. 

"Saat itu saya berangkat ke Stadion sama teman-teman. Ada 13 orang yang ikut. Setelah kejadian yang kemudian viral itu, saya ditolong Aremania lain dibawa ke sisi selatan untuk beristirahat sebelum akhirnya langsung pulang," katanya saat ditemui di rumahnya di Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Kamis (6/10/2022). 

Lebih jauh, kini kondisi Rafi sudah membaik. Ia sudah kembali beraktivitas normal seperti sekolah. Saat dikunjungi oleh Pangdam V Brawijaya, Rafi juga diminta untuk kembali memeriksakan diri guna memastikan bahwa tidak ada cedera serius. 

"Kemarin sudah periksa ke RST Sopraoen. Alhamdulillah kondisi sudah baik. Sudah sekolah normal. Sempat tidak masuk sekali pada hari senin," urainya Kamis (6/10/2022). 

Lebih jauh, saat bertemu dengan Pangdam V Brawijaya, ia sempat ditanya perihal cita-citanya. Kemudian ia menyampaikan bahwa saat kecil ingin menjadi TNI. Mendengar hal tersebut Pangdam V Brawijaya mengatakan bahwa dirinya bisa masuk ke TNI. Meskipun demikian, nyatanya Rafi justru memiliki cita-cita lain yang ingin ia capai. 

"Kalau sekarang saya ingin jadi pengusaha," imbuhnya. 

Sebelumnya, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto mengunjungi rumah Muhammad Hasemi Rafa anjani atau biasa disapa Rafi di Desa Poncokusumo, RT 03 RW 04 Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Rabu (5/10/2022) petang. Dalam kunjungannya tersebut, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto ingin memastikan langsung kondisi yang korban. Sekaligus juga menyampaikan permohonan maaf kepada Rafi dan keluarga korban atas tindakan prajurit tersebut. 

Sementara itu, kakak Rafi, Nur Afifah menyampaikan bahwa pihak keluarga sudah menerima permintaan maaf yang disampaikan oleh TNI. Ia menambahkan bahwa permasalahan tersebut sudah selesai. Saat ini yang terpenting bagi keluarga adalah kondisi Rafi sudah semakin membaik. 

"Alhamdulillah kemarin sudah ada dari TNI termasuk petingginya menyampaikan permintaan maaf. Kalau untuk yang diproses itu tentu terserah TNI. Kalau keluarga karena sudah ada permintaan maaf, maka kami memaafkan. Karena namanya manusia kadang tidak luput dari kesalahan," pungkasnya. 

Baca Juga: Manajemen Arema FC Klarifikasi Soal Tunggakan Pajak Kanjuruhan  

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya