Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BPBD Kabupaten Malang Pastikan Lima Orang Dirujuk ke RSUD Kanjuruhan

Kab. Malang
BPBD Kabupaten Malang Pastikan Lima Orang Dirujuk ke RSUD Kanjuruhan
Ilustrasi virus corona. IDN TImes/Arief Rahmat
Share Article

Malang, IDN Times - Baru-baru ini muncul informasi adanya lima orang dari Kecamatan Dau, Kabupaten Malang yang dirujuk ke RSUD Kanjuruhan karena terjangkit virus corona. Sebagian informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala BPBD Kabupaten Malang Bambang Istiawan. Ia memastikan bahwa lima orang tersebut memang benar dibawa dan sudah dirawat ke RSUD Kanjuruhan. Namun, belum diketahui apakah mereka positif corona atau tidak.

  1. 1. Dibawa ke RSUD Kanjuruhan pada Sabtu malam

    Ilustrasi Corona (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi Corona (IDN Times/Arief Rahmat)

    Berdasarkan keterangan yang disampaikan Bambang Istiawan, lima orang yang diduga terinfeksi Virus Corona itu merupakan anggota keluarga dari pasien positif Covid-19 yang sebelumnya meninggal dunia. Kini mereka sudah diambil sampel swab untuk dilakukan pengecekan. 

    "Untuk statusnya seperti apa, masih belum keluar," kata Bambang dikonfirmasi IDN Times, Minggu (22/3).

  2. 2. Lakukan penyemprotan disinfektan

    (Foto hanya ilustrasi) Penyemprotan disinfektan di Bandara Kertajati sebagai langkah antsipasi penyebaran virus corona. IDN Times/Istimewa
    (Foto hanya ilustrasi) Penyemprotan disinfektan di Bandara Kertajati sebagai langkah antsipasi penyebaran virus corona. IDN Times/Istimewa

    Sementara itu, rumah kelima orang itu disemprot disinfektan pada Minggu pagi. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

    "Tadi sudah dilakukan penyemprotan disinfektan," tambahnya.

  3. 3. Masih tunggu hasil pengecekan

    Ilustrasi (IDN Times/Sukma Shakti)
    Ilustrasi (IDN Times/Sukma Shakti)

    Bambang mengaku masih belum bisa memastikan status kelima orang tersebut. Sebab, hasil pemeriksaan belum keluar.

    "Kalau sudah ada hasilnya pasti kami sampaikan. Kalau lebih jelasnya, mungkin dinas kesehatan yang lebih tahu," tandasnya. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More