Surabaya, IDN Times - Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) saat ini dijabat oleh Didit Herdiawan Ashaf memalukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk membahas proyek pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall (GSW) Jumat (24/4/2026). Rencananya pembangunan tanggul laut raksasa akan sampai ke Jawa Timur.
GSW adalah salah satu proyek strategis nasional. Pembangunan proyek ini dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir rob di wilayah pesisir.
Didit mengatakan, proyek tersebut sedang dalam penelitian dan asesmen. Rencananya, proyek ini akan di bangun di tengah laut.
"Sedang dilaksanakan penelitian dan asesmen. Seperti apa nanti dibangun di tengah laut sekitar 4 sampai 6 km di bibir pantai," ujarnya, Jumat (24/4/2026).
GSW akan mulai dikerjakan setelah proyek kampung nelayan selesai. Nantinya, groundbreaking dilakukan bersamaan dengan pembangunan infrastuktur.
"Rencananya kita akan melaksanakan kegiatan ini setelah selesai semua baru kita siapkan karena ada dua program di dalamnya. Ada groundbreaking program, ada, infrastruktur harus berjalan bersama-sama, nanti-nanti, " kata dia.
Sementara itu, Dinas Kelautan dan Perikanan, Isa Ansori mengatakan, detail berapa meter tanggul ini, masih dalam finalisasi. Ia memastikan, konsep pembangunan tanggul tidak selalu berbentuk dinding.
"Bahkan yang paling besar itu struktur bahannya bisa 1 kilo, kedalamannya adalah 8–15 meter di dalamnya," ungkap dia.
Bahkan, hutan mangrove pun menjadi salah satu opsi GSW. Hal ini juga mempertimbangkan kondisi alam di sekitar proyek.
" saya pikir ini sedang finalisasi perencanaan, tapi secara umum seperti itu nanti konsepnya. Itu menjadi PSN, yang tadinya rencana 20 tahun menjadi 15 tahun," pungkas dia.
