Kloter 1 Berangkat, Khofifah Warning Cuaca Ekstrem ke Jemaah Haji

- Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melepas 380 jemaah haji kloter pertama asal Probolinggo di Asrama Haji Surabaya dengan pesan menjaga kesehatan dan kekhusyukan ibadah.
- Khofifah menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi, mengingat usia jemaah bervariasi dari 15 hingga 86 tahun.
- Keberangkatan kloter pertama ini menandai dimulainya perjalanan 44.087 jemaah dari Embarkasi Surabaya yang terbagi dalam 116 kloter, menjadikannya salah satu embarkasi terbesar di Indonesia.
Surabaya, IDN Times - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa menitipkan pesan khusus kepada jemaah haji kloter pertama Embarkasi Surabaya. Mulai dari menjaga kesehatan hingga kekhusyukan di tengah tantangan cuaca ekstrem di Tanah Suci. Pesan itu disampaikan saat melepas 380 jemaah asal Kabupaten Probolinggo di Asrama Haji Surabaya, Rabu (22/4/2026).
Dalam kesempatan ini, Khofifah menegaskan bahwa seluruh jemaah merupakan “tamu Allah” yang mendapat panggilan istimewa. Karena itu, ia meminta para jemaah tidak hanya fokus pada ritual, tetapi juga menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalani rangkaian ibadah haji.
“Panjenengan semua adalah orang-orang terpilih. Maka jaga kesehatan, jaga kekhusyukan, dan jalankan ibadah dengan penuh kesungguhan,” ujarnya.
Kloter pertama ini terdiri dari 376 jemaah dan 4 petugas, dengan rentang usia yang cukup lebar, mulai dari 15 tahun hingga 86 tahun. Keberagaman usia ini, menurut Khofifah, menjadi alasan pentingnya disiplin menjaga stamina, mengingat ibadah haji menuntut kesiapan fisik di tengah suhu panas ekstrem di Arab Saudi.
Selain itu, Khofifah juga mengingatkan jemaah untuk mematuhi seluruh aturan selama berada di Tanah Suci serta menjaga ketertiban dan kekhidmatan. Ia menekankan bahwa kemabruran haji tidak hanya ditentukan oleh ritual, tetapi juga oleh sikap selama menjalankan ibadah.
“Yang terpenting adalah menjaga kondisi fisik dan mental, serta menghindari hal-hal yang bisa mengurangi kesempurnaan ibadah,” katanya.
Keberangkatan kloter pertama ini sekaligus menandai dimulainya pergerakan besar jemaah haji dari Embarkasi Surabaya yang tahun ini mencapai 44.087 orang dalam 116 kloter, menjadikannya salah satu embarkasi terbesar di Indonesia.

















