Kekerasan di Trenggalek Viral, Korban Meninggal Usai Minum Obat Rumput

- Sebuah video kekerasan di Trenggalek viral, memperlihatkan pria berkaos bertuliskan Polisi Samapta menganiaya perempuan yang kemudian diketahui meninggal dunia.
- Pelaku berinisial AW telah diamankan, sementara korban ED asal Sumatera Selatan disebut sempat menenggak cairan pembasmi rumput sebelum meninggal di rumah sakit.
- Polisi melakukan autopsi bersama tim forensik untuk memastikan penyebab kematian korban dan masih memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini.
Trenggalek,IDN Times - Sebuah video aksi kekerasan seorang pria terhadap perempuan di Kabupaten Trenggalek viral di media sosial. Dalam video tersebut terekam seorang pria mengenakan kaos bertuliskan Polisi Samapta menganiaya perempuan di belakangnya. Perempuan tersebut hendak naik ke boncengan sepeda motor dan langsung dianiaya pelaku secara brutal. Peristiwa ini diketahui terjadi di jalan masuk wilayah Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Perempuan tersebut dilaporkan telah meninggal dunia kemarin sore. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
1. Pelaku kenakan kaos bertuliskan polisi samapta, korban warga Sumatera Selatan

Kasi Humas Polres Trenggalek, AKP Katik, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dalam kasus ini. Mereka memastikan bahwa sosok pria dalam video tersebut bukan merupakan anggota polisi. Korban perempuan diketahui berinisial ED (33) warga Desa Tanjungkerang, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Polisi telah mengamankan pria berinisial AW (31) yang ada dalam video kekerasan ini. "Satreskrim Polres Trenggalek tetap melakukan penyelidikan terkait video yang viral di masyarakat mengenai dugaan penganiayaan yang dialami korban," ujarnya, Senin (2/3/2025).
2. Korban dibawa ke Puskesmas karena minum obat rumput, tewas di rumah sakit

Polisi juga melakukan autopsi terhadap jenazah korban perempuan. Dari informasi yang berkembang, sosok perempuan tersebut merupakan istri siri pelaku. Korban juga disebut meninggal dunia usai menenggak cairan pembasmi rumput. Korban sempat menjalani perawatan intensif di Puskesmas Pule lalu dirujuk ke RSUD dr Soedomo Trenggalek. Namun korban meninggal kemarin sore sekitar pukul 15.00 WIB. "Korban menenggak cairan obat rumput dan sempat dibawa ke Puskesmas lalu dirujuk dan meninggal di RSUD dr Soedomo Trenggalek," tuturnya.
3. Polisi lakukan autopsi untuk mengetahui pasti penyebab kematian

Untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, polisi melakukan autopsi dini hari tadi. Proses autopsi dilakukan polisi bersama tim forensik. Mereka masih menunggu hasil autopsi ini untuk memastikan penyebab kematian korban. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan terkait peristiwa ini.
"Kita masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui pasti penyebab kematiannya, karena di video beredar ada dugaan penganiayaan, dan ada bukti juga korban meminum herbisida. Jadi nanti akan diketahui meninggal itu karena apa," pungkasnya.
Mari bersama cegah perilaku bunuh diri
Bunuh diri merupakan masalah kesehatan jiwa serius yang sering diabaikan masyarakat. Jika kamu membutuhkan pertolongan atau mengenal seseorang yang membutuhkan bantuan, kamu bisa menghubungi layanan konseling pencegahan bunuh diri, di nomor telepon gawat darurat (emergency) hotline (021) 500–454 atau 119, bebas pulsa.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, saat ini sudah terdapat lebih dari 3.000 Puskesmas yang memiliki layanan kesehatan jiwa. Kamu bisa menghubungi atau langsung mendatangi Puskesmas terdekat untuk mengetahui apakah mereka melayani kesehatan jiwa. Bagi pemegang BPJS, konsultasi kejiwaan di Puskesmas tidak dikenakan biaya alias gratis. Jika belum memiliki BPJS, kamu tetap bisa berkonsultasi dengan biaya administrasi sebesar Rp5.000.
Selain itu, Kemenkes RI juga menyiapkan 5 RS jiwa rujukan yang dilengkapi dengan layanan konseling kesehatan jiwa dan pencegahan bunuh diri. RS jiwa tersebut ialah:
RSJ Amino Gondohutomo Semarang, nomor telepon (024) 6722565
RSJ Marzoeki Mahdi Bogor, nomor telepon (0251) 8324024, 8324025, 8320467
RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta, nomor telepon (021) 5682841
RSJ Prof Dr Soerojo Magelang, nomor telepon (0293) 363601
RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang, nomor telepon (0341) 423444
NGO Indonesia pencegahan bunuh diri:
Jangan Bunuh diri || telp: (021) 9696 9293 || email: janganbunuhdiri@yahoo.com
Organisasi INTO THE LIGHT || message via page FB: Into The Light Indonesia (@IntoTheLightID) || direct message via Twitter: @IntoTheLightID
Kementrian Kesehatan Indonesia || telp: (021) 500454
















