Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tol Prosiwangi Belum Bisa Dibuka, Paiton-Besuki Masih Tunggu Uji Ini
Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi). (dok Waskita Karya)
  • Ruas Tol Prosiwangi Seksi 3 Paiton-Besuki sepanjang 25,6 kilometer belum dibuka hingga awal September 2026 karena tindak lanjut hasil uji laik fungsi dan operasi belum selesai.
  • Seksi 1 dan 2 dari Suko-Kraksaan sepanjang 24 kilometer telah selesai konstruksi 100 persen serta mengantongi sertifikat laik operasi, termasuk kesiapan koneksi di Simpang Susun Gending.
  • Kepastian pembukaan Paiton-Besuki masih menunggu evaluasi BPJT dan Kementerian PU, termasuk perbaikan titik temuan serta kesiapan fasilitas pendukung seperti rest area.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
16-17 Juli 2026

Tim BPJT melakukan uji laik fungsi dan operasi di Simpang Susun Gending untuk memastikan koneksi Tol Pasuruan-Probolinggo menuju Tol Prosiwangi aman dan layak. Hasilnya memunculkan sejumlah catatan yang harus ditindaklanjuti.

2 September 2026

Seksi 1 dan 2 dari Suko-Kraksaan sepanjang 24 kilometer telah selesai 100 persen dan mengantongi sertifikat laik operasi. Pembukaan Seksi 3 Paiton-Besuki masih menunggu evaluasi BPJT dan Kementerian PU.

awal September 2026

Ruas Paiton-Besuki sepanjang 25,6 kilometer belum dapat dioperasikan karena tindak lanjut hasil uji laik fungsi dan operasi belum selesai.

saat ini

Akses tol dari arah Probolinggo masih terbatas hingga Exit Tol Gending. Perjalanan menuju Paiton sampai Besuki belum sepenuhnya dapat dilakukan melalui jaringan Tol Prosiwangi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Ruas Seksi 3 Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi dari Paiton hingga Besuki sepanjang 25,6 kilometer belum dapat dibuka untuk umum karena tindak lanjut hasil uji laik fungsi dan operasi masih berlangsung.
  • Who?
    Ahmad Faathir Wicaksono dari Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, tim BPJT, Kementerian Pekerjaan Umum, dan badan usaha jalan tol terlibat dalam evaluasi serta tindak lanjut persyaratan operasional.
  • Where?
    Ruas yang belum dibuka berada antara Paiton dan Besuki. Pengguna jalan dari arah Probolinggo saat ini masih terbatas menggunakan jaringan tol hingga Exit Tol Gending, Probolinggo.
  • When?
    Hingga awal September 2026, Seksi 3 belum beroperasi. Uji laik fungsi dan operasi di Simpang Susun Gending dilakukan BPJT pada 16–17 Juli 2026.
  • Why?
    Pembukaan belum dilakukan karena terdapat temuan hasil uji yang harus ditindaklanjuti, termasuk kemungkinan perbaikan pada sejumlah titik serta kesiapan fasilitas pendukung seperti rest area.
  • How?
    Ruas baru dapat dibuka setelah badan usaha jalan tol menyelesaikan tindak lanjut temuan dan BPJT bersama Kementerian PU menyatakan seluruh persyaratan laik fungsi serta operasi telah terpenuhi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tol Prosiwangi dari Paiton ke Besuki belum dibuka. Jalan ini panjangnya 25,6 kilometer. Orang-orang masih harus menunggu karena ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki dan dicek supaya aman. Tim BPJT dan Kementerian PU belum memberi waktu buka. Sekarang mobil dari Probolinggo cuma bisa sampai keluar Tol Gending.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Proses lanjutan pada Tol Prosiwangi menunjukkan bahwa kesiapan operasional dan keselamatan pengguna ditempatkan sebagai prioritas. Dua seksi dari Suko hingga Kraksaan telah rampung serta mengantongi sertifikat laik operasi, sementara pemeriksaan dan perbaikan di ruas berikutnya mencakup konektivitas, kondisi jalan, dan fasilitas pendukung sebelum dibuka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Pembangunan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) terus berproses. Namun, masyarakat yang menunggu dibukanya akses hingga wilayah Paiton-Besuki masih harus bersabar. Hingga awal September 2026, ruas Paiton-Besuki sepanjang 25,6 kilometer belum dapat dioperasikan karena masih menunggu penyelesaian tindak lanjut hasil uji laik fungsi dan operasi.

Kabid Pembangunan dan Peningkatan Jalan Jembatan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Ahmad Faathir Wicaksono mengatakan, kepastian pembukaan ruas tersebut belum dapat ditentukan. Keputusan pembukaan tetap menunggu hasil evaluasi tim Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Kementerian Pekerjaan Umum.

“Untuk Tol Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi), status saat ini yaitu seksi 1 dan 2, dari Suko-Kraksaan dengan konstruksi sepanjang 24 kilometer, telah selesai 100 persen dan sudah mengantongi sertifikat laik operasi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Faathir menjelaskan, Seksi 1 Tol Prosiwangi memiliki panjang 12,88 kilometer. Sementara Seksi 2 dari Simpang Susun Gending memiliki panjang 11,2 kilometer. Kedua seksi tersebut telah menyelesaikan konstruksi dan memasuki tahapan kesiapan operasional.

Untuk memastikan konektivitas dan keselamatan pengguna jalan, pengujian laik fungsi dan operasi di Simpang Susun Gending juga telah dilakukan tim BPJT pada 16-17 Juli 2026. Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan koneksi antara Tol Pasuruan-Probolinggo dengan jaringan menuju Tol Prosiwangi memenuhi aspek keselamatan dan kelayakan operasional.

“Dilakukan pengujian uji laik fungsi dan operasi oleh tim BPJT pada tanggal 16 sampai 17 Juli 2026, untuk memastikan bahwa tol Pasuruan-Probolinggo dan Probolinggo menuju Prosiwangi ini aman,” jelasnya.

Meski demikian, hasil pengujian masih menghasilkan sejumlah catatan yang harus ditindaklanjuti oleh badan usaha jalan tol sebelum seluruh rangkaian ruas dapat dioperasikan. Adapun ruas yang masih menjadi perhatian adalah Seksi 3 Paiton-Besuki sepanjang 25,6 kilometer. Ruas ini belum dapat dibuka untuk umum karena proses tindak lanjut terhadap temuan hasil uji laik fungsi dan operasi masih berlangsung.

“Untuk Seksi 3 yaitu dari Paiton ke Besuki, saat ini masih proses tindak lanjut temuan-temuan hasil dari uji laik fungsi dan operasi,” jelas Faathir.

Karena proses tersebut belum rampung, pemerintah belum dapat memastikan kapan Paiton-Besuki mulai dibuka bagi pengguna jalan. Pembukaan baru dapat dilakukan setelah seluruh persyaratan laik fungsi dan operasi dinyatakan terpenuhi. “Untuk kapan dibukanya Seksi 3 ini, belum bisa dipastikan. Tetap menunggu hasil uji laik fungsi dari tim BPJT dan Kementerian PU,” tegasnya.

Saat ini, pengguna jalan dari arah Probolinggo yang memanfaatkan jaringan tol menuju Prosiwangi masih terbatas sampai akses keluar di Exit Tol Gending, Probolinggo. Dengan belum dibukanya Seksi 3, perjalanan menuju kawasan Paiton hingga Besuki belum sepenuhnya dapat dilakukan melalui jaringan tol tersebut.

Faathir mengatakan masih dimungkinkan adanya sejumlah titik yang harus diperbaiki berdasarkan hasil pemeriksaan. Selain aspek konstruksi dan keselamatan jalan, kesiapan fasilitas pendukung juga menjadi bagian yang harus dipastikan sebelum ruas tersebut dibuka.

“Mungkin ada beberapa titik yang perlu perbaikan. Bisa jadi nanti, khususnya di rest area juga belum siap untuk para pengendara yang lewat di sana,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article