Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Surabaya Nihil Kasus Gagal Ginjal Anak, Pemkot Tetap Wanti-wanti

Surabaya Nihil Kasus Gagal Ginjal Anak, Pemkot Tetap Wanti-wanti
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (IDN Times/Khusnul Hasana)
Share Article

Surabaya, IDN Times- Kota Surabaya dipastikan nihil kasua gagal ginjal terhadap anak. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mewanti-wanti agar kasus gagal ginjal tak terjadi pada anak-anak di Surabaya.

"(Kasus gagal ginjal pada anak di Surabaya) belum ada, mudah-mudahan tidak ada ya," ujar Walo Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Sabtu (10/8/20224).

Eri mengatakan, untuk mengantisipasi gagal ginjal terjadi pada anak-anak di Surabaya pihaknya membatasi makanan tidak sehat di setiap sekolah. Anak-anak diimbau makan makanan dari kantin sekolah yang dapat diawasi gizinya.

"Salah satu (cara pencegahannya) sekolah itu gerbangnya saya tutup. Sehingga makanannya makanan yang harus dijaga. Salah satunya yang ada di kantin. Yang tahu gizinya," ungkap dia.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan anak-anak tidak mengkonsumsi makanan berbahaya dari luar sekolah. Menurut Eri, makanan dari luar sekolah bisa saja mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa merusak ginjal anak.

"Kenapa sih gagal ginjal itu karena makanan mengandung kimia berlebihan yang anak kecil gak mampu menahannya. Karena itu nanti kita akan perkuat lagi di setiap sekolah tidak boleh jajan di luar tapi di kantin sambil kita menghitung gizi yang masuk di dalam tubuhnya," jelas Eri.

Untuk mengantisipasi gagal ginjal pada anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) bakal masif melalukan pemeriksaan secara masif kekaman dan kesehatan makanan PKL di luar sekolahm

"Kita masif pengecekan itu. Semoga itu bisa mencegah gagal ginjal terhadap anak di Surabaya," pungkas Eri.

Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More

8 Novel Luar Negeri Bertemakan Legenda dan Dongeng Naga

01 Jun 2026, 10:30 WIBNews