Respons Calon Bupati Malang Gunawan Usai Dipecat PDIP

Malang, IDN Times - Pilkada Kabupaten Malang 2024 memanas, hal ini setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) memecat Calon Bupati Malang, Gunawan HS, sebagai kader banteng. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 1610/KPTS/DPP/10/2024.
Pemecatan ini dikarenakan Gunawan maju sebagai Calon Bupati Malang tanpa restu dari PDIP. Diketahui jika parta berlogo banteng ini mengusung petahana Muhammad Sanusi-Lathifah Shohib.
1. Gunawan menerima keputusan pemecatan dari DPP PDIP

Usai mendapatkan surat keputusan pemecatan ini, Gunawan mengatakan bahwa ia menghormati segala keputusan PDIP terhadap dirinya. Ia menegaskan sejak awal tidak pernah berkeinginan sama sekali untuk berkhianat, tidak patuh, tidak tegak lurus, ataupun membelot dari PDIP.
"Saya menerima dengan lapang dada apa yang sudah diputuskan partai, dan saya siap menjalani keputusan tersebut mengingat dari pertama kali saya terjun ke dunia politik, darah saya adalah darah merah. Perlu digarisbawahi, sejak awal pengambilan formulir pendaftaran bakal calon bupati di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, saya tidak memiliki ambisi sama sekali untuk berpartisipasi, tetapi dorongan itu malah datang dari teman-teman PAC yang mengambil formulir dan mengantarkan ke rumah saya," terangnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (5/10/2024).
2. Gunawan tegaskan pemecatan ini tak akan berpengaruh pada pencalonan dirinya

Mantan Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPC PDIP Kabupaten Malang ini menjelaskan kalau pemecatan ini tidak akan mempengaruhi langkah saya yang sekarang sudah berproses dalam Pemilihan Bupati Malang. Ia tidak akan mengecewakan partai-partai yang telah solid mendukungnya.
"Saya tidak akan mengecewakan barisan partai koalisi, Golkar, Demokrat, PKS, dan Hanura. Karena mereka sejak awal sudah memberikan kepercayaan kepada saya dan dokter Umar untuk maju dalam Pemilihan Bupati Malang," tegasnya.
3. Gunawan meminta pendukungnya tetap solid

Lebih lanjut, Gunawan meminta para simpatisan dan pendukungnya tetap solid mengawal Pilkadanya Kabupaten Malang 2024. Menurutnya, Kabupaten Malang saat ini benar-benar memerlukan perubahan.
"Saya meminta kepada jajaran relawan, simpatisan, dan rakyat untuk tetap solid bersama-sama menjadi agen perubahan di Kabupaten Malang. Yakinlah bahwa Tuhan Yang Maha Esa selalu bersama kita untuk mewujudkan perubahan yang baik bagi Kabupaten Malang," pungkasnya.



















