Bus Restu Terguling Usai Pecah Ban di Tol Jombang, 1 Tewas

- Bus Restu bernopol N 7088 UG terguling di Tol Jombang–Mojokerto KM 689+500 arah Surabaya pada Kamis malam, menyebabkan satu orang tewas dan sebelas luka berat.
- Kecelakaan terjadi setelah ban belakang kanan bus pecah, membuat kendaraan oleng ke kanan lalu terperosok ke parit median tengah dengan posisi akhir terguling menghadap barat.
- Petugas PJR dan Satlantas Polres Jombang segera mengevakuasi korban serta menangani lokasi kejadian, sementara kondisi cuaca dan lalu lintas saat itu dilaporkan normal.
Jombang, IDN Times - Kecelakaan tunggal melibatkan Bus Restu bernopol N 7088 UG terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo) KM 689+500 jalur A arah Surabaya, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Insiden ini menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan beberapa penumpang mengalami luka berat.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jawa Timur (Jatim), AKBP Hendrix Kusuma Wardhana membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi IDN Times, Jumat (3/4/2026). Dalam penanganan, ia menyebut ada Unit PJR dan Satlantas Polres Jombang di lokasi kejadian.
"Sudah kami limpahkan ke Polres Jombang," ujarnya.
Sementara Kanit PJR Jatim 3, AKP Sudirman, menjelaskan bus yang dikemudikan Nuril itu melaju dari arah Madiun menuju Surabaya melalui jalur cepat. Kendaraan mengangkut total 34 orang, termasuk sopir dan kondektur.
Kecelakaan diduga dipicu oleh pecah ban belakang kanan saat melintas di lokasi kejadian.
“Diduga kendaraan mengalami pecah ban belakang kanan sehingga kendaraan oleng ke kanan dan terperosok di parit median tengah, dengan posisi terakhir bus terguling menghadap ke barat,” katanya.
Bus kemudian keluar jalur dan terguling di median tengah tol. Benturan keras membuat sejumlah penumpang mengalami luka serius. Saat kejadian, kondisi lalu lintas dilaporkan lancar dan cuaca cerah, sehingga faktor cuaca dan kepadatan kendaraan tidak menjadi pemicu utama.
“Korban akibat laka, luka berat 11, meninggal dunia 1,” tegasnya.
Petugas kepolisian bersama tim gabungan langsung melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Proses evakuasi sempat berlangsung intensif mengingat posisi bus berada di parit median.


















