Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PWNU Jatim Ungkap 5 Alasan Dorong Gus Kikin Maju Ketum PBNU
Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin dan Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim, KH Abdul Matin Djawahir. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • PWNU Jawa Timur resmi mengusung KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU.
  • Alasan utama pencalonan mencakup komitmen Gus Kikin terhadap Qanun Asasi, visi kepemimpinan yang teduh, serta penguatan ukhuwah islamiyah dan nahdliyah.
  • Gus Kikin dinilai memiliki pengalaman organisasi luas dan kemandirian ekonomi, sehingga dianggap mampu memimpin NU tanpa orientasi keuntungan pribadi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) membeberkan sejumlah alasan yang melatarbelakangi keputusan mengusung Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 NU. Pertimbangan itu mencakup aspek ideologis, kepemimpinan, pengalaman organisasi hingga kemandirian ekonomi.

Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim, KH Abdul Matin Djawahir atau Kiai Matin mengatakan, alasan pertama ialah komitmen Gus Kikin mengembalikan jam'iyah NU berpedoman pada Qanun Asasi yang dirumuskan pendiri NU, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari.

"Beliau ingin mengembalikan NU berpedoman pada Qanun Asasi sebagaimana dirumuskan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari sebagai pedoman utama berjamaah," ujarnya saat konferensi pers di Kantor PWNU Jatim, Selasa (21/7/2026).

Selain itu, PWNU Jatim menilai Gus Kikin memiliki visi membangun tata kelola organisasi yang teduh, tidak gaduh, serta mengedepankan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah nahdliyah agar NU tetap solid dan program organisasi dapat berjalan secara terukur.

Pertimbangan lainnya adalah pengalaman panjang Gus Kikin dalam memimpin berbagai organisasi. Menurut Kiai Matin, Gus Kikin memiliki rekam jejak di dunia usaha, pesantren, jam'iyah, hingga pernah menjabat Ketua PBNU dan kini memimpin PWNU Jawa Timur. Ia juga telah mengikuti kaderisasi yang menjadi salah satu persyaratan kepemimpinan di NU.

"Gus Kikin mempunyai persyaratan lengkap. Pernah menjadi Ketua PBNU, sekarang Ketua PWNU Jawa Timur, dan telah mengikuti kaderisasi jauh sebelum ada pencalonan," katanya.

PWNU Jatim juga menilai latar belakang ekonomi Gus Kikin menjadi nilai tambah. Menurut Kiai Matin, Gus Kikin telah mapan secara ekonomi sehingga orientasi kepemimpinannya bukan untuk memperoleh keuntungan dari organisasi, melainkan mengembangkan NU.

"Beliau ingin menghidupkan Nahdlatul Ulama, bukan hidup dari NU. Secara ekonomi beliau sudah purna, sehingga dapat fokus membesarkan NU, baik secara sosial maupun ekonomi," ungkap Kiai Matin.

Dengan sejumlah pertimbangan tersebut, PWNU Jawa Timur berharap dukungan PCNU se-Jawa Timur menjadi kekuatan untuk mengantarkan Gus Kikin maju sebagai Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU mendatang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article