Magetan, IDN Times – Kasus kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Magetan. Seorang remaja putri berusia 14 tahun asal Desa Lemahbang, Kecamatan Bendo, diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah tirinya sendiri.
Korban berinisial SD (14) diduga dianiaya oleh Bagus Anggoro (41) pada Sabtu sore (21/2/2026). Peristiwa itu terungkap setelah korban melarikan diri ke rumah temannya yang masih bertetangga.
Kepala Desa Lemahbang, Puryadi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, kasus itu diketahui setelah korban mengadu kepada temannya hingga akhirnya dilaporkan ke perangkat desa.
“Dipukuli sama bapaknya, ditendang terus korban lari ke temannya, yang masih tetangga sekitar. Dari situ korban mengadu hingga ketua RT setempat lapor ke pemerintah desa,” ujar Puryadi, Jumat (24/2/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun pemerintah desa, penganiayaan itu dipicu persoalan handphone. Ayah tiri korban diduga cemburu hingga emosi dan membanting ponsel korban sebelum melakukan kekerasan fisik.
“Masalah HP. Terus HP dibanting dan terjadilah penganiayaan. Anaknya bilang baru pertama kali dianiaya,” tuturnya.
Saat kejadian, ibu kandung korban, DA (34), disebut berada di rumah. Desi diketahui menikah dengan Bagus pada tahun 2023. Sehari-hari Bagus bekerja serabutan, sementara Desi merupakan ibu rumah tangga.
Puryadi menjelaskan, setelah menerima laporan dari ketua RT, pihaknya langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan. Terduga pelaku sempat diperiksa di kantor desa sebelum diserahkan ke Polsek Bendo.
“Setelah saya menerima laporan dari ketua RT, malamnya saya panggil Bhabinkamtibmas untuk menangani perkara tersebut, kemudian ayah tiri korban diperiksa di kantor desa dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Bendo,” bebernya.
Penanganan kasus selanjutnya dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Magetan dan pelaku telah ditahan. Sementara korban telah mendapatkan pendampingan psikologis dan kini sudah kembali bersekolah.
Terpisah, Kanit IV PPA Polres Magetan, Aiptu Totok Sudiartanto, membenarkan adanya laporan tentang penganiayaan. “Betul, dalam penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini ,” tandasnya.
Kasus ini menambah daftar kekerasan terhadap anak di Magetan dalam beberapa waktu terakhir. Polisi mengaku masih mendalami motif dan kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Pria 41 Tahun di Magetan Aniaya Anak Tiri

Ilustrasi Penganiayaan anak bawah umur. IDN Times.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Pengurus KDMP Magetan Soroti Spesifikasi Pikap India27 Feb 2026, 15:41 WIB
Editorial Team
EditorZumrotul Abidin
Related Article
Kepuasan Publik ke Prabowo Anjlok 30 Persen, Ekonomi-Politik Katanya Masih Kokoh28 Jul 2026, 20:41 WIB
Perlinsos Diklaim Turunkan Bansos Salah Sasaran di Surabaya hingga 25 Persen28 Jul 2026, 20:30 WIB
Kejati Dalami Peran Eks Kepala Dinas ESDM Jatim di Kasus Pungli28 Jul 2026, 20:10 WIB
Tersangka Korupsi ESDM Jatim Bertambah, Kabid Geologi dan Air Ditahan28 Jul 2026, 20:00 WIB
Qodari Soal Londo Ireng: Lihat Rangkaian Pidato Presiden 28 Jul 2026, 18:22 WIB
Probolinggo Kebakaran Hutan, Eh Banyuwangi Hujan Angin28 Jul 2026, 15:54 WIB
Kejari Surabaya Setor Rp9 M ke Kas Negara dari Barang Bukti Judol28 Jul 2026, 14:37 WIB
Emil Minta Dugaan Keracunan MBG di Kediri Diusut Tuntas28 Jul 2026, 14:04 WIB
Muktamar NU ke-35 Full Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang28 Jul 2026, 13:50 WIB
Catat! Ini Denah Lokasi Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang28 Jul 2026, 13:47 WIB
Ratusan Siswa di Kediri Diduga Keracunan MBG28 Jul 2026, 12:55 WIB
Guru Sekolah Rakyat Permanen Masih Kosong, Jatim Andalkan Guru Tamu 28 Jul 2026, 12:50 WIB
Surabaya Buka Rekrutmen Nasional Dirut KBS, Syarat Perhatian ke Satwa28 Jul 2026, 11:30 WIB
Eks Dirut KBS Minta Penangguhan Penahanan, Kejati: Masih Dikaji!28 Jul 2026, 11:29 WIB
Emil Evaluasi Ekonomi Syariah Jatim, Soroti Ekspor Halal28 Jul 2026, 11:27 WIB
FJPI Gandeng Hukumonline untuk Memperkuat Literasi Hukum28 Jul 2026, 11:26 WIB
APBD 2025 Surabaya Disetujui, Ini Fokus Pemkot Selanjutnya28 Jul 2026, 10:08 WIB
Begini Kronologi Ormas di Surabaya Duduki Paksa Ruko di Surabaya 27 Jul 2026, 22:27 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Gempol Jadi Empat Orang27 Jul 2026, 22:25 WIB
Guru Vokasi Jatim Digenjot Kuasai Teknologi, Dindik Bekali Skill IT 27 Jul 2026, 18:49 WIB