Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polri Buka Peluang untuk Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan   

Kota Malang
Polri Buka Peluang untuk Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan
Kondisi pintu 13 Stadion Kanjuruhan pasca insiden kericuhan 1 Oktober lalu. IDN Times/Alfi Ramadana
Share Article

Malang, IDN Times - Tim Inafis Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Stadion Kanjuruhan, Kamis (13/10/2022). Olah TKP dilakukan dengan melakukan pengecekan beberapa pintu-pintu Stadion Kanjuruhan. Pengecekan tersebut dilakukan guna mendapat gambaran untuk rekonstruksi peristiwa. Setelah melakukan olah TKP, polisi akan melakukan autopsi pada korban. 

  1. 1.Olah TKP pengecekan pintu

    Sejumlah orang masih terus mendatangi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi. IDN Times/Alfi Ramadana
    Sejumlah orang masih terus mendatangi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi. IDN Times/Alfi Ramadana

    Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Breskrim Polri, Brigjen Andi Rianto Djajadi menjelaskan bahwa olah TKP hanya mengecek kondisi pintu saja. Hal itu untuk mendalami fakta-fakta yang sudah didapat terkait peristiwa di Stadion Kanjuruhan. 

    "Hanya ngecek saja, kami mendampingi tim inafis. Belum masuk pra rekonstruksi. Nanti itu Mabes saja," urainya Kamis (13/10/2022). 

  2. 2. Pekan depan rencana autopsi

    Kondisi terkini salah satu pintu keluar Stadion Kanjuruhan. IDN Times/Alfi Ramadana
    Kondisi terkini salah satu pintu keluar Stadion Kanjuruhan. IDN Times/Alfi Ramadana

    Lebih jauh, Andi menyatakan bahwa pekan depan direncanakan akan dilakukan autopsi. Hal itu sesuai dengan permintaan dari orang tua korban. Namun, pihaknya belum bisa memastikan di mana akan dilakukan autopsi. 

    "Insya Allah pekan depan ada dua korban yang akan diautopsi. Ini permintaan dari keluarga korban," imbuhnya. 

  3. 3. Ada potensi tersangka baru

    Kondisi pintu 13 Stadion Kanjuruhan pasca insiden kericuhan 1 Oktober lalu. IDN Times/Alfi Ramadana
    Kondisi pintu 13 Stadion Kanjuruhan pasca insiden kericuhan 1 Oktober lalu. IDN Times/Alfi Ramadana

    Setelah melalui beberapa tahap penyelidikan, Andi tak menampik bahwa ada kemungkinan tersangka baru. Namun, demikian dirinya masih belum bisa membeberkan secara rinci seperti apa hasil dari proses penyelidikan. 

    "Potensi tersangka baru mudah-mudahan saja. Dari yang saya dengan di Polda iya," pungkasnya. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More