Pohon Mahoni Dibakar Tumbang Menimpa 9 Orang di Malang

- Pohon mahoni setinggi 25 meter tumbang di Jalan Watudakon, Pakisaji, Malang, sekitar pukul 18.30 WIB, diduga setelah batangnya sengaja dibakar dan masih menyala.
- Tumbangnya pohon menimpa tiga sepeda motor, satu mobil, serta merusak papan penanda Alfamart. Jalan sempat tertutup sehingga arus lalu lintas terhambat.
- Sembilan korban mengalami luka, mayoritas patah tulang atau fraktur, dan dirujuk ke RSUD Saiful Anwar. BPBD mengevakuasi pohon serta menyelidiki pelaku pembakaran.
Malang, IDN Times - Warga di Jalan Watudakon Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang digegerkan dengan tambangnya Pohon Mahoni setinggi 25 meter dan diameter 4 meter yang tumbang menimpa sejumlah pengendara sepeda motor. Pohon ini tumbang karena batangnya dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
1. Kronologi Pohon Mahoni di Malang tumbang menimpa sejumlah pemotor di Malang

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto menceritakan jika kejadian ini terjadi pada pukul 18.30 WIB di Jalan Watudakon tepatnya di depan Alfamart. Tiba-tiba sebuah pohon jenis Mahoni dengan ketinggian 25 meter dan diameter centimeter tumbang ke jalan hingga menimpa pengendara yang melintas. Saat dicek terdapat bekas lembakaran pada batang pohon yang masih menyala, diduga batang pohon sengaja dibakar.
"Kejadian ini menyebabkan 3 sepeda motor matic dan 1 mobil tertimpa pohon. Kemudian sign pole Alfamart mengalamai kerusakan akibat tertimpa ranting pohon. Sekaligus menyebabkan akses lalu lintas terhambat akibat pohon tumbang yang menutup jalan," terangnya pada Sabtu (1/8/2026).
2. Sebanyak 9 orang dilarikan ke rumah sakit akibat luka ringan hingga berat

Purwoto menyampaikan jika akibat kejadian ini, sebanyak 9 orang harus dilarikan ke rumah sakit. Pasalnya mereka mengalami luka-luka akibat tertimpa pohon tersebut. Mereka diantaranya adalah Hartiwi (46) warga Desa Pringu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang; Sri Rahayu (38) warga Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang; Abi (23) warga Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji; Arif Susilo (44) warga Desa Genengan; Algifari (10) warga Desa Genengan; Lafilatul (27) warga Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji; Ghania (7) warga Desa Karangduren; Muhammad Mukhlis (29) warga Desa Karangduren; dan Rudi Kuswanto warga Desa Pringu.
"Semua korban saat ini tengah dirujuk ke RSUD Saiful Anwar Kota Malang. Karena rata-rata mengalami luka patah tulang atau fraktur karena tertimpa pohon," jelasnya.
3. BPBD Kabupaten Malang telah melakukan upaya evakuasi pohon tumbang

Lebih lanjut, Purwoto mengatakan jika anggotanya telah melakukan upaya untuk melakukan evakuasi pohon tumbang agar lalu lintas kembali seperti semula. Selain itu, pihaknya juga melakukan penyelidikan terkait siap yang bertanggung jawab atas kejadian ini.
"Untuk perkiraan kerugian masih kita kalkulasikan saat ini. Karena fokus kita adalah upaya evakuasi pohon agar arus lalu lintas landai kembali dan korban yang luka-luka dilakukan perawatan," pungkasnya.















