Ngawi, IDN Times – Puting beliung berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026) sore. Dampaknya, jalur utama Ngawi–Maospati–Magetan sempat lumpuh total akibat pohon jenis terembesi yang berada di badan jalan tumbang.
Ngawi Porak-poranda Diterjang Puting Beliung, Jalur Utama Lumpuh Total

1. Jalur Ngawi–Magetan lumpuh total
Peristiwa terjadi di Desa Klitik, Kecamatan Geneng. Pohon berukuran besar roboh dan melintang di jalan provinsi, menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah macet total.
Petugas gabungan dari TNI-Polri, BPBD, dan relawan langsung turun tangan membersihkan material pohon dari badan jalan.
“Banyak pohon tumbang ke jalan, arus lalu lintas langsung macet total,” ujar Yoyok Nugroho, relawan di lokasi.
2. Pohon tumbang nyaris kendaraan dan rusak bangunan
Tak hanya mengganggu lalu lintas, angin kencang juga menyebabkan kerusakan di sejumlah titik. Pohon besar dilaporkan nyaris menimpa truk yang sedang parkir.
“Saya langsung lari begitu ranting-ranting pohon jatuh, supaya tidak menimpa truk saya,” kata Jito, sopir truk.
Selain itu, rumah makan joglo roboh, sementara teras kantor Partai NasDem dan kantor koperasi mengalami kerusakan. Belasan rumah warga juga terdampak, terutama pada bagian atap.
“Rumah makan joglo roboh, teras kantor juga rusak. Banyak atap rumah warga beterbangan,” jelas Saputra, pegawai kafe.
3. Warga mengaku panik
Warga menyebut cuaca berubah drastis dalam hitungan menit. Hujan yang awalnya ringan tiba-tiba berubah menjadi deras disertai angin kencang.
“Awalnya hujan tidak begitu deras, lalu tiba-tiba angin kencang datang dan merobohkan banyak pohon,” ungkap Saputra.
Setelah sekitar satu jam proses evakuasi, arus lalu lintas akhirnya kembali normal.
“Petugas cepat membersihkan pohon yang menutup jalan, sehingga lalu lintas bisa kembali lancar,” tambah Yoyok.
Hingga kini, BPBD Kabupaten Ngawi masih melakukan pendataan terkait kerusakan akibat angin kencang tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material masih dalam proses pendataan.