Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

MinyaKita Tak Sesuai Takaran Kembali Ditemukan di Kota Malang

MinyaKita Tak Sesuai Takaran Kembali Ditemukan di Kota Malang
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat mengecek sejumlah merek minyak goreng di Pasar Bunulrejo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Share Article

Malang, IDN Times - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang kembali melakukan sidak kepada sejumlah produk minyak goreng di Pasar Bunulrejo pada Kamis (13/3/2025) siang. Hasilnya, mereka menemukan produk minyak goreng merek MinyaKita yang tidak sesuai takaran isinya.

1. MinyaKita bungkus plastik dan botol plastik sama-sama isinya lebih sedikit dari yang tercantum

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin saat mengecek sejumlah merek minyak goreng di Pasar Bunulrejo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin saat mengecek sejumlah merek minyak goreng di Pasar Bunulrejo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan jika mereka kembali menemukan minyak goreng merk MinyaKita yang ternyata isinya tidak sesuai dengan yang tercantum di bungkusnya. Ia mengungkapkan jika Minyakita kemasan plastik 1 liter ternyata isinya hanya 988 mililiter saat dimasukkan ke dalam gelas ukur. Ia mengatakan jika Minyakita ini adalah produksi PT Karya Indah Kabupaten Gresik. 

Kemudian MinyaKita dari botol plastik ukuran 850 mililiter ternyata hanya berisi 750 mililiter saat diukur. MinyaKita ini merupakan produksi dari CV LPKNI Malang. "Yang 1 liter selisih 13 militer (lebih sedikit). Yang dalam botol tadi Mas Wawali yang 850 mililiter ketemunya hanya 755 mililiter. Jadi bisa disimpulkan sendiri," terangnya.

2. Minyak goreng merek lain justru sesuai isinya, bahkan ada yang lebih banyak

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat mengecek sejumlah merek minyak goreng di Pasar Bunulrejo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat mengecek sejumlah merek minyak goreng di Pasar Bunulrejo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Tidak hanya Minyakita, Wahyu dan TPID juga mengecek isi dari merek minyak goreng selain Minyakita. Hasilnya tidak ada yang kurang dari isi yang tercantum di kemasan. Ia mencontohkan minyak goreng produksi PT Bina Karya Prima Jakarta yang cocok berisi 800 mililiter. Kemudian 2 sampel minyak goreng 1 liter juga isinya sudah sesuai dengan yang tercantum di kemasan.

"Bahkan, ada minyak goreng merk yang lain dari 1 liter itu malah ada kelebihan sedikit. Kemudian Pak Dandim mengecek merek yang lain itu persis, yang 800 mililiter persis," ucapnya.

Wahyu mengatakan jika dari semua merek minyak goreng yang mereka cek, ketidaksesuaian isi terjadi merata pada semua produk MinyaKita. Sementara merek selain Minyakita sudah sesuai semua isinya.

3. Temuan ini akan diserahkan pada Satgas Pangan dari Polresta Malang Kota

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat mengecek sejumlah merek minyak goreng di Pasar Bunulrejo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat mengecek sejumlah merek minyak goreng di Pasar Bunulrejo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan jika temukan mereka ini akan ditindaklanjuti oleh Satgas Pangan dari Polresta Malang Kota. Pasalnya ia dan TPID tidak memiliki kewenangan pada penindakan hukum.

Tadi yang datang tim kita lengkap mulai dari tim Satgas Pangan Polres yang akan ditindaklanjuti dan dicatat. Tadi sudah difoto hasil-hasilnya oleh pihak berwenang," tandasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Rizal Adhi Pratama
EditorRizal Adhi Pratama

Latest News Jawa Timur

See More

Tradisi Toron ke Madura, Kendaraan Roda 2 Suramadu Meningkat 500%

26 Mei 2026, 18:09 WIBNews