Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Massa Aksi Bertemu Rektor Unair, Prof Bus Bisa Jadi Dekan FK Lagi?

Massa Aksi Bertemu Rektor Unair, Prof Bus Bisa Jadi Dekan FK Lagi?
Aksi di Fakultas Kedokteran Unair terkait pemecatan Prof BUS, Kamis (4/7/2024). Dokumentasi Istimewa
Share Article

Surabaya, IDN Times - Perwakilan massa aksi bela Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) bertemu dengan Rektot M Nasih, Jumat (5/7/2024). Hasilnya, kemungkinan Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso atau Prof Bus akan kembali ke jabatannya. 

Kordinator Lapang (Korlap) Aksi Ksatria Airlangga, Dr. dr. Yan Efrata Sembiring, Sp.B, Sp.BTKV(K) mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan Rektor Unair untuk menyampaikan tuntutan mereka. Pertemuan tersebut terjadi di Ruang Rektor Unair, Jumat (5/7/2023).

"Kita sudah melakukan dialog, luar biasa cukup kondusif dan hangat, kami menyampaikan keinginan dan tuntutan teman-teman semua yang terlibat dalam aksi kemarin," ujarnya, Sabtu (6/7/2024).

Hasil pertemuan tersebut, Rektor Unair akan membuka kembali dialog mengenai tuntuan massa aksi tersebut. Selain itu akan mempertimbangkan isi tuntutan.

"Respons dari Rektor dan jajaran beliau akan membuka lagi dialog, artinya akan ada pertimbangan-pertimbangan yang akan diambil," sebutnya. 

Yan menuturkan, Rektor Unair tidak menyebutkan secara pasti apa isi keputusannya. Sebab, tuntutan massa aksi masih akan dibicarakan dengan majelis wali amanat, senat dan lain sebagainya. 

"Sampai kemarin beliau tidak menyebutkan secara pasti apa hasil keputusannya, pertimbangannya karena masih akan dibicarakan dengan berbgaai unsur lain salah satunya di Unair ada majelis wali amanat, senat, dan sebagainya," ucapnya.

Yang jelas, Rektor Unair berterima kasih kepada massa aksi yang telah memberikan masukan. Rektor akan melakukan yang terbaik untuk Unair dan Prof Bus.

  1. "Tapi prinsipnya beliau itu berterimakaish atas masukannya dan akan melakukan sesuatu yang terbaik bagi Unair dan tentunya untuk Prof Bus," jelasnya. 

Sehingga menurut Yan, apa yang disampaikan massa aksi dapat diakomodir oleh Rektor Unair. Masaa aksi berharap agar Prof Bus kembali ke jabatannya sebagai Dekan FK Unair.

"Mari kita berdoa sama sama menunggu hasil keputusan terbaik dari bapak rektor, yang kami rasa akan bisa memutuskan bijaksana untuk kebaikan semua orang," ungkap dia. 

Yan menuturkan, Rektor Unair tidak menyampaikan kapan keputusan tersebut akan disampaikan. Yang jelas Rektor Unair telah berjanji akan secepatnya mengeluarkan keputusan.

"Kemarin beliau tidak ada memberikan timeline untuk waktunya tapi beliau berjanji secepatnya akan mengeluarkan keputusan supaya ini tidak berlarut larut karena sudah menjadi isu nasional," pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pencopotan Prof Budi Santoso alias Prof Bus dari kursi Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) ditentang oleh guru besar hingga dosen FK Unair. Aksi protes pun digelar di Kampus A Unair, Surabaya pada Kamis (4/7/2024).

Salah satu yang ikut membela Prof Bus adalah Rektor Unair periode 2001 - 2006, Prof Puruhito. Ia menyatakan secara tegas pencopotan jabatan Prof Bus dari Dekan FK Unairsecara mendadak sarat akan kepentingan.

"Kita menolak keputusan rektor yang menyatakan bahwa Prof Bus dihentikan jabatannya sebagai dekan secara mendadak tanpa suatu sebab yang kita ketahui, tidak ada yang mendukung bahwa dia harus dipecat," tegasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More

Ekonom Sebut Harga BBM Tidak Segera Turun Meski Minyak Dunia Melandai

17 Jun 2026, 21:09 WIBNews