Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Makan Bareng Khofifah, Rupanya Risma Minta SMA/SMK Kembali Gratis

Kota Surabaya
Makan Bareng Khofifah, Rupanya Risma Minta SMA/SMK Kembali Gratis
Pertemuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat itu.Dok. IDN Times/Istimewa
Share Article

Surabaya, IDN Times - Obrolan santai antara Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Minggu (10/2) rupanya membahas berita baik bagi Kota Surabaya. Risma mengungkapkan bahwa mereka membahas kemungkinan kewenangan SMA/SMK kembali kepada Pemerintah Kota Surabaya.

  1. 1. SMA/SMK dapat kembali ke Pemkot dengan pelimpahan kewenangan

    IDN Times/Ardiansyah Fajar
    IDN Times/Ardiansyah Fajar

     

    Risma menuturkan bahwa sejak beralihnya wewenang SMA/SMK dari tangan Pemkot Surabaya, ia telah menempuh banyak upaya agar SMA/SMK di Surabaya tetap gratis. Namun satu upaya yang dapat dilakukan adalah pelimpahan kewenangan

    "Kalau gubernur melimpahkan ke kita, boleh. Itu suratnya Pak Mendagri dulu gitu. Jadi makanya yang disurati itu Gubernur. Karena boleh itu penyerahan kewenangan. Aku belum tahu mekanismenya bagaimana," ujarnya di ruang kerjanya, Senin (11/2).

  2. 2. Risma berharap Khofifah memberi sinyal positif

    IDN Times/Nofika Dian Nugroho
    IDN Times/Nofika Dian Nugroho

     

    Pada saat bersantap santai petang kemarin, Risma sempat menanyakan hal tersebut kepada Khofifah. Ia pun berharap Khofifah dapat mengabulkan permintaannya tersebut.

    "Cuma sampai di situ karena gak lama kita bicara. Ini belum resmi, tapi Ibunya setelah pelantikan minta tim kita bicara dengan timnya sana. Mudah-mudahan banyak anak-anak kita yang bisa tertolong.," tuturnya.

  3. 3. Pemkot harus mempersiapkan dana

    Pertemuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat itu.Dok. IDN Times/Istimewa
    Pertemuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat itu.Dok. IDN Times/Istimewa

     

    Apabila Khofifah menyetujui permintaan Risma, berbagai persiapan perlu dilakukan oleh Pemkot Surabaya terutamanya masalah pendanaan. Namun Risma optimistis bahwa pihaknya dapat mengatasi pendanaan tersebut.

    "Kemarin PAK kita dapat Rp1,1 triliun. Kita kan taruh Silpanya sekitar Rp600 miliar. Jadi kita masih punya Rp500-an miliar. Tinggal kita ajukan ke DPR. Itu sekitar Rp600 miliar yang harus kita persiapkan. Karena bukan hanya Bopda saja tapi juga pembangunan fisik, penyediaan peralatan laboratorium, sama swasta juga kita kasih," lanjutnya.

  4. 4. Dana sebenarnya digunakan untuk hal lain

    Dok. IDN Times/Istimewa
    Dok. IDN Times/Istimewa

     

    Risma menuturkan bahwa dana tersebut sebenarnya telah ia alokasikan untuk perbelanjaan beberapa keperluan Pemkot. Namun apabila Khofifah menyetujui peralihan kewenangan itu, maka ia tak keberatan dana tersebut dialihkan ke pendidikan.

    "Aku sebenarnya mau beli ini itu kayak skywalker sama mobil ambulans baru. Tapi Gusti Allah yang ngatur. Bu Khofifah kayaknya mau mengizinkan jadi ya gak apa-apa jauh lebih penting pendidikan dibandingkan peralatan itu menurutku," tutupnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More