Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lantunan Al-quran dari Tahanan Hiasi Lorong Penjara Polda Jatim

Kota Surabaya
Lantunan Al-quran dari Tahanan Hiasi Lorong Penjara Polda Jatim
Ketika tahanan di Polda Jatim mengaji. Dok. Istimewa
Share Article

Surabaya, IDN Times - Sepekan terakhir, lantunan ayat-ayat Al-quran terdengar dari lorong penjara Polda Jawa Timur (Jatim). Sumber suara itu bukan dari audio mp3. Melainkan dari para tahanan yang mengaji pada pagi dan sore hari.

"Mereka sedang program Tahjil Ramadan, yang merupakan singkatan dari tahanan mengaji di bulan Ramadan," ujar Dirtahti Polda Jatim, AKBP Deny Abrahams di Surabaya, Rabu (21/4/2021).

  1. 1. Tahanan dibagi kelompok saat mengaji

    Kegiatan ngaji tahanan Polda Jatim. Dok. Istimewa
    Kegiatan ngaji tahanan Polda Jatim. Dok. Istimewa

    Program ini, kata Deny, menjadi salah satu upaya Polda Jatim untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para tahanan. Ketika mengaji, mereka tidak dijadikan satu. Tapi dibagi dalam dua kelompok.

    "Ada kelompok tahanan yang belum bisa membaca Al-quran dan kelompok tahanan yang sudah bisa membaca Al-quran tetapi belum lancar," katanya.

  2. 2. Dilaksanakan selama Ramadan

    Ketika tahanan di Polda Jatim mengaji. Dok. Istimewa
    Ketika tahanan di Polda Jatim mengaji. Dok. Istimewa

    Nantinya, program ini akan dilangsungkan selama Ramadan penuh. Artinya selama 30 hari. Pihaknya berharap, kebiasaan mengaji ini dapat dilanjutkan oleh para tahanan usai Ramadan bahkan ketika mereka sudah dipindah ke rutan/lapas hingga 'lulus' dari penjara.

    "Setelah keluar dari sini dapat berperilaku yang baik dan tidak mengulangi perbuatannya," ungkap dia.

  3. 3. Jumlah tahanan capai 251 orang

    Tahanan Polda Jatim saat mengaji. Dok. Istimewa
    Tahanan Polda Jatim saat mengaji. Dok. Istimewa

    Sekadar diketahui, saat ini ada sebanyak 251 tahanan di Mapolda Jatim. Selain mengaji rutin, mereka juga mendapat kontrol kesehatan secara rutin. Mengingat pandemik COVID-19 belum berakhir.

    "Kontrol tahanan dilakukan oleh anggota setiap jam sekali, dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap," pungkas Deny.

Share Article

Related Articles

See More