Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polisi Sebut 2 Posnya Jadi Sasaran Dugaan Molotov oleh OTK

Kota Surabaya
Polisi Sebut 2 Posnya Jadi Sasaran Dugaan Molotov oleh OTK
Kondisi Pos Bundaran Waru Surabaya. Dok. Istimewa.
  • Dua pos lalu lintas di Surabaya, yakni Bundaran Waru/Cito dan Margorejo, menjadi sasaran pelemparan benda yang diduga molotov pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026.
  • Polda Jatim menyatakan belum ada kerusakan besar dan masih menyelidiki jenis benda, kronologi, serta motif pelemparan di kedua lokasi.
  • Saksi di Margorejo melihat pelaku bermotor melempar botol menyala sekitar pukul 19.30 WIB; api sempat menyambar pos sebelum dipadamkan pengendara yang melintas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Polisi membenarkan dua pos lalu lintas di Surabaya menjadi sasaran pelemparan benda yang diduga bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK). Dua lokasi tersebut yakni Pos Lantas Bundaran Waru kawasan Cito dan Pos Lantas Margorejo, Jalan Ahmad Yani.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, dua kejadian tersebut memang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) malam. Polisi kini masih mendalami kronologi, jenis benda yang dilempar, hingga motif di balik aksi tersebut.

"Informasi tersebut benar. Ada kejadian yang terjadi di dua tempat, dua lokasi, yaitu di Cito (Pos Lantas Bundaran Waru) maupun Margorejo," ujarnya. Minggu (16/8/2026).

Meski demikian, Jules menegaskan belum ada kerusakan besar akibat kejadian tersebut. Polisi juga belum memastikan benda yang dilempar merupakan molotov karena penyidik masih melakukan pemeriksaan.

"Tidak ada kejadian yang mengakibatkan kerusakan yang besar. Saat ini petugas kami dari Polrestabes Surabaya masih mengumpulkan bukti-bukti, mencari kronologis dan penyebab kejadian," katanya.

Terkait benda yang disebut-sebut sebagai molotov, polisi masih berhati-hati. Jules mengatakan jenis benda maupun penyebab pelemparan belum dapat dipastikan.

"Saat ini penyidik dari Polrestabes Surabaya masih melakukan penyelidikan terkait jenis benda maupun penyebab dari kejadian itu sendiri," tegasnya.

Sementara itu, di Pos Lantas Margorejo, saksi mata Yudi menyebut pelemparan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Ia melihat seorang pengendara motor berhenti di sekitar pos sebelum menyalakan api pada sebuah botol dan melemparkannya.

Api sempat menyambar bagian pos dengan ketinggian sekitar satu meter. Tidak terdengar ledakan, namun saksi mendengar suara seperti kaca pecah. "Enggak ada suara ledakan. Cuma kayak suara pecah, kaca pecah saja," kata Yudi.

Api kemudian berhasil dipadamkan oleh seorang pengendara perempuan yang melintas. Terduga pelaku langsung meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor. Yudi menyebut terduga pelaku mengenakan pakaian serba hitam dan helm biru muda polos. Pelaku mengendarai sepeda motor jenis bebek.

Pantauan di lokasi menunjukkan terdapat bekas hitam seperti hangus pada bagian pintu Pos Lantas Margorejo. Sejumlah petugas kemudian berjaga di sekitar lokasi. Kini polisi masih mengusut dua kejadian tersebut untuk memastikan apakah aksi di Cito dan Margorejo berkaitan, mengidentifikasi pelaku, serta mengungkap motif di balik pelemparan benda yang diduga molotov tersebut.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More