Ciri-ciri Pelaku Pelemparan Molotov di Pos Polisi A Yani

- Saksi menyebut pelaku pelemparan molotov di Pos Polisi A Yani Margorejo mengenakan pakaian hitam, helm biru muda polos, dan mengendarai motor bebek.
- Sekitar pukul 19.30 WIB, pelaku berhenti, menyalakan botol, lalu melemparkannya ke pos hingga api mencapai sekitar satu meter sebelum langsung pergi.
- Seorang pengendara perempuan memadamkan api dengan alas kaki; petugas kemudian berjaga, sementara Polda Jatim masih mengecek dan mengonfirmasi kronologi kejadian.
Surabaya, IDN Times - Salah satu saksi pelemparan molotov di Pos Polisi lalu lintas A Yani Margorejo yang terletak di Jalan A Yani Surabaya mengungkap ciri-ciri pelaku.
Saksi yang merupakan petugas palang pintu kereta, Yudi mengatakan, ciri-ciri pelaku yakni menggunakan pakaian serba hitam, kemudian memakai helm warna biru muda polos dan kendaraan bebek. "Yang pasti soalnya posisi dia menghadap ke barat. Di bawah tenda dia, posisinya di bawah tenda itu," ucapnya.
Yudi menyebut, peristiwa pelemparan molotov tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu ia melihat seorang pengendara motor tiba-tiba berhenti di pos.
Tak lama pengendara itu menyalakan api pada sebuah botol. Botol tersebut kemudian dilempar ke arah pos polisi.
"Enggak ada suara ledakan. Cuma kayak suara pecah, kaca pecah saja," ujar Yudi ditemui di lokasi.
Api yang dilempar tersebut lalu menyambar pos dan membesar. Tinggi api berkisar satu meter. "Kurang lebih satu meter (tinggi api)," jelasnya.
Setelah melempar molotov, pengendara tersebut pergi begitu saja. "5 menit saja enggak sampai, cuma 2–3 menitan lah (langsung pergi)," terang Yudi.
Tak lama, seorang pengendara perempuan datang. Kemudian api dipadamkan oleh pengendara tersebut menggunakan alas kaki. "Tadi ada kayak pengendara lain, ibu-ibu, yang padamkan," tutur Yudi.
Usai peristiwa itu, setengah jam kemudian, sejumlah putugas datang berjaga di lokasi kejadian.
Pantauan IDN Times, tidak terlihat api di pos tersebut. Tetapi pada pintu pos nampak terdapat bekas warna hitam seperti hangus.
Saat ini pos tersebut sedang dijaga oleh sejumlah petugas. Di antara mereka ada yang berpakaian seragam Brimob, ada juga yang berpakaian preman.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pihaknya masih melakukan pengecekan atas peristiwa pelemparan molotov tersebut. Hal ini untuk mengetahui kronologi kejadian.
"Terkait informasi tersebut, saya juga masih melakukan pengecekan dan konfirmasi kepada jajaran untuk memastikan kebenarannya. Untuk informasi awal terkait kejadian di wilayah Surabaya," ujarnya.















