Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kasus SMPN 18 Malang, Pemkot akan Gelar Retreat Semua Kepsek

Kota Malang
2 min read
Kasus SMPN 18 Malang, Pemkot akan Gelar Retreat Semua Kepsek
Ilustrasi retreat Kepala Daerah. (Dok. Pemkot Semarang)
  • Pemkot Malang menyiapkan retreat dan pembinaan bagi kepala sekolah SD-SMP pada akhir 2026, sebagai respons atas kasus kekerasan oleh kepala SMPN 18 Malang.

  • Program akan membekali kepala sekolah dalam menangani pelajar serta menciptakan lingkungan pendidikan aman dan nyaman, sekaligus mengevaluasi peran mereka.

  • Sebanyak 345 kepala sekolah negeri dan swasta ditargetkan ikut; Disdikbud menyiapkan anggaran APBD Rp300 juta dengan lokasi rencana di Islamic Center Kota Malang tanpa menginap.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Malang, IDN Times - Merespon kasus kekerasan yang dilakukan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 18 Kota Malang, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana melakukan pembinaan kepada kepala sekolah seluruh Kota Malang. Pembinaan ini akan dibuat menyerupai kegiatan Retreat Kepala Daerah yang pernah digelar Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, beberapa waktu lalu.

  1. 1. Pemkot Malang berencana menggelar Retreat untuk Kepala Sekolah pada akhir tahun 2026

    Potret Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, sebagai pejabat pemerintah daerah yang memimpin Kota Malang.
    Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

    Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat membenarkan jika pada akhir 2026 akan menggelar pelatihan dan pembinaan untuk seluruh kepala sekolahnya SD sampai SMP di Kota Malang. Kegiatan ini merespon kasus kekerasan pada siswa yang dilakukan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang beberapa waktu lalu.

    "Jadi program ini dipilih demi kebaikan pendidikan di Kota Malang kedepannya, sekaligus mengevaluasi fungsi kepala sekolah. Sudah kami susun (programnya), tinggal menentukan jadwalnya," terangnya pada Rabu (7/10/2026).

    Dalam retreat ini, Wahyu menyampaikan kalau para kepala sekolah akan diberikan pembinaan terkait cara menangani pelajar dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta nyaman. Sehingga tidak perlu ada lagi kekerasan di lingkungan pendidikan Kota Malang.

  2. 2. Program ini akan mengajak 345 kepala sekolah SD-SMP negeri maupun swasta

    Potret Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam dokumentasi IDN Times yang diambil Rizal Adhi Pratama.
    Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

    Wahyu menjelaskan kalau sebanyak 345 kepala sekolah SD dan SMP baik sekolah negeri maupun swasta akan diajak mengikuti acara retreat ini. Rinciannya ada 120 kepala sekolah swasta dan 225 kepala sekolahnya negeri.

    "Kegiatan ini merupakan instrospeksi dari kejadian sebelumnya (SMPN 18 Malang), agar tidak terjadi kembali kasus tersebut. Disdikbud nanti yang akan menyusun program tersebut," jelasnya.

  3. 3. Program ini akan menghabiskan anggaran Rp300 juta dari APBD

    Bupati Malang, Muhammad Sanusi saat mengikuti retreat di Akmil Magelang. (IDN Times/Istimewa)
    Bupati Malang, Muhammad Sanusi saat mengikuti retreat di Akmil Magelang. (IDN Times/Istimewa)

    Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana mengungkapkan jika pihaknya menyiapkan Rp300 juta dari APBD untuk program ini. Rencananya retreat akan digelar di Islamic Center Kota Malang.

    "Kita akan siapkan alokasi anggaran Rp300 juta dari APBD. Untuk lokasi acaranya kemungkinan di Islamic Center, tapi tidak sampai menginap," tukasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More