Lion Air Tunda Penerbangan ke NTT akibat Gempa Ende

- Lion Air Group menunda sejumlah penerbangan menuju NTT setelah gempa susulan di Ende memicu penutupan bandara dan mengganggu rotasi pesawat.
- Belum ada penerbangan yang dibatalkan, tetapi rute ke Ende, Ruteng, Bajawa, dan Maumere mengalami keterlambatan menunggu kondisi bandara aman.
- Maskapai menempatkan keselamatan penumpang dan pesawat sebagai prioritas, termasuk pemeriksaan landasan serta terminal sebelum penerbangan diberangkatkan.
Surabaya, IDN Times - Sejumlah penerbangan menuju beberapa wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) sempat terhambat akibat gempa bumi. Salah satu maskapai, Lion Air Group, mengaku menunda beberapa keberangkatan.
Presiden Direktur Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, mengatakan gempa susulan masih terjadi di Ende, NTT, sehingga berdampak pada operasional bandara dan rotasi pesawat menuju wilayah tersebut.
"Hari ini ada gempa di Ende ya, pada saat penumpang sedang di bandara, terus kemudian bandaranya dinyatakan oleh pengelola bandara ditutup, ya otomatis ini akan berdampak kepada rotasi pesawat," ujarnya saat ditemui di Bandara Juanda, Senin (17/8/2026).
Meski demikian, Daniel memastikan sejauh ini tidak ada penerbangan yang dibatalkan. Sejumlah penerbangan menuju beberapa wilayah di NTT hanya mengalami keterlambatan.
"Sementara ini paling delay, jadi belum ada pembatalan, ya. Kecuali nanti kalau bandara mengumumkan bahwa bandaranya ditutup, ya otomatis kita akan mengikuti apa yang disampaikan oleh pengelola bandara," jelasnya.
Menurut Daniel, penundaan dilakukan untuk mengutamakan keamanan dan kenyamanan penumpang, terlebih gempa susulan masih terjadi di wilayah tersebut.
"Kita yang pastikan adalah keamanan dan keselamatan supaya benar-benar penumpang maupun pesawat ini dalam keadaan mendarat ataupun terbang dalam keadaan selamat," jelasnya.
Selain Ende, penerbangan menuju Ruteng, Bajawa, dan Maumere juga terdampak. Penumpang akan diberangkatkan setelah kondisi bandara dipastikan aman.
"Penumpangnya masih kita delay dulu sampai dengan benar-benar diperiksa landasan, termasuk terminal, semuanya dalam keadaan aman," pungkasnya.
Sebelumnya, sejumlah fasilitas pelayanan navigasi penerbangan di beberapa wilayah NTT juga terdampak gempa. AirNav Indonesia memastikan dukungan pelayanan navigasi penerbangan tetap berjalan secara optimal di tengah dampak gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT dan sekitarnya.
















