Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ketua PKB Jatim: Jangan Lengah, Caleg Cadangan Siap Naik

Ketua PKB Jatim: Jangan Lengah, Caleg Cadangan Siap Naik
Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
Intinya Sih
  • DPW PKB Jatim menggelar konsolidasi kader dan peringatan Nuzulul Qur’an di Surabaya sebagai ajang penguatan internal serta pemberian apresiasi bagi caleg pendulang suara Pileg 2024.
  • Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, mengingatkan anggota legislatif agar tidak lengah terhadap konstituen karena caleg cadangan selalu siap menggantikan posisi yang kehilangan dukungan.
  • Gus Halim menyoroti wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah, menilai opsi pemilihan oleh DPRD dengan modifikasi tertentu bisa menekan biaya politik tanpa mengurangi nilai demokrasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - DPW PKB Jawa Timur (Jatim) menggelar konsolidasi kader yang dirangkai dengan peringatan Nuzulul Qur’an di Surabaya. Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar mengatakan, konsolidasi kader ini merupakan agenda rutin setiap Ramadan yang diisi dengan penguatan internal sekaligus pemberian penghargaan kepada caleg pendulang suara.

“Rutinitas kita setiap Ramadan dirangkai dengan Nuzulul Qur’an dan pertemuan caleg potensial pendulang suara Pileg 2024. Kita beri apresiasi dan afirmasi kepada mereka sebagai bentuk reward,” ujarnya.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Halim itu, keberhasilan seorang anggota legislatif yang berhasil duduk di parlemen tidak lepas dari kontribusi caleg lain dalam satu daerah pemilihan. Ia mengibaratkan kursi legislatif seperti meja yang tidak selalu berdiri dengan empat kaki yang sama kuat.

“Hampir tidak ada kursi anggota DPR yang kakinya empat. Ada yang tiga, berarti satu kaki urunan dari caleg di bawahnya. Ada yang dua, berarti dua kaki urunan dari caleg lain yang juga kuat. Nah, itu yang kita apresiasi,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Halim juga melontarkan sindiran kepada anggota legislatif yang saat ini menjabat agar tidak melupakan konstituennya. Ia menegaskan para caleg potensial yang belum terpilih tetap bersiap menghadapi kontestasi politik berikutnya.

Ia mengibaratkan situasi tersebut seperti pertandingan sepak bola, di mana pemain cadangan selalu siap menggantikan pemain inti yang lengah.

“Hati-hati, pemain cadangan tidak pernah berhenti melakukan pemanasan di pinggir lapangan. Kalau pemain inti yang sekarang di DPR tidak merawat konstituennya, bisa digulingkan oleh caleg-caleg potensial di bawahnya,” tegasnya.

Gus Halim juga menyinggung perkembangan wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah yang masih menjadi pembahasan di tingkat nasional. Ia menyebut sejumlah opsi tengah dikaji, termasuk kemungkinan kepala daerah dipilih oleh DPRD dengan modifikasi tertentu.

Menurutnya, sistem pemilihan kepala daerah saat ini membutuhkan biaya politik yang tinggi dan berpotensi menimbulkan persoalan hukum. “Jangan sampai kepala daerah lebih memikirkan pencitraan untuk periode kedua daripada memikirkan rakyat. Kalau dipilih DPRD dengan modifikasi tertentu, menurut saya itu tidak akan mengurangi nilai demokrasi,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More